Penonton seraya terhipnotis dengan alunan musik shoegaze, indie folk alternatif. Bius yang disuntikkan berlanjut lewat singel Collapse.
"Lagu ini aku nyanyikan ketika berusia 17 tahun, saat sedang bosan," kata Tim dari atas Hodgepodge Stage, Sabtu, 1 September 2018.
Memasuki lagu selanjutnya, alunan lembut dibawakan Vancouver.
"Versi lembut dari salah satu singel di albumku, lagunya berjudul Killing Me To Love You. Semoga kalian suka," kata Tim.
Tidak sampai di situ, beberapa nomor lagu seperti Killing Me To Love You dan single terbaru Ayahuasca turut dibawakan.
"Selanjutnya akan menjadi lagu terakhir. Ini konser pertamaku di Indonesia. Sangat spesial bisa bermain di depan kalian," ungkap Tim, diiringi sorak penonton.
Keramahan Tim berlanjut usai aksi panggung.
"Oh iya, aku juga akan keluar menikmati festival. Jadi, kalau mau bertemu denganku silakan," ungkap Tim sebelum menutup aksi panggungnya dengan single Closure.
Benar saja, Tim turun panggung dan meladeni satu per satu penggemar untuk berfoto bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News