Dalam sesi jumpa pers yang digelar di Grand Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026, Eksekutif Produser Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, mengungkapkan bahwa gelaran tahun ini akan melibatkan total 1.700 pelaku seni dari berbagai daerah di Indonesia.
Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang sukses menghadirkan 1.500 pelaku seni dan menarik sekitar 28 ribu penonton lewat tema Hikayat Nusantara.
"Kalau tahun lalu itu ada 1.500 orang yang terlibat. Tahun ini ada 1.700 orang yang terlibat di dalamnya. Ada 700 seniman yang akan pentas di atas panggung Pagelaran Sabang Merauke 'Hanya Indonesia yang Punya'. Pastinya para penari kita yang luar biasa dari Sabang sampai Merauke, ada 387 penari, termasuk yang lakukan audisi kemarin ada 27 penari akan menari bersama," ujar Silvi.
Tak hanya itu, pertunjukan tahun ini juga akan menghadirkan lebih dari 1.500 kostum yang dibuat oleh berbagai sanggar dari seluruh Indonesia dan dipimpin oleh desainer kostum Anggoro Kancil asal Yogyakarta.
“Setiap penari akan membawakan empat sampai enam koreografi, sehingga membutuhkan jumlah kostum yang sangat banyak," lanjutnya.
Kemegahan acara kian semarak dengan keterlibatan kelompok seni ternama seperti Pesona Gendang Legi dari Malang, Jember Fashion Carnaval, hingga atraksi akrobatik dari Barongsai Kong Ha Hong.
Sektor musik pun tidak kalah megah. Pertunjukan orkestra akan dikawal oleh 60 anggota Jakarta Concert Orchestra di bawah konduktor legendaris Avip Priatna, serta disempurnakan oleh 119 suara emas gabungan dari Batavia Madrigal Singers, The Resonanz Children's Choir, dan Armonia Choir.
Lini Line-up Bintang Utama: Padi Reborn, Raisa, hingga Yura Yunita
Untuk urusan lini vokal, Pagelaran Sabang Merauke tahun ini menjanjikan kolaborasi lintas genre yang memikat. Band Padi Reborn dipastikan ikut menghentak panggung utama yang akan kembali berkolaborasi dalam konsep live orkestra.Sementara itu, representasi tokoh-tokoh wanita tangguh sesuai tema Srikandi akan dihidupkan oleh dua solois wanita kenamaan Indonesia.
"Ada Padi Reborn, Srikandi kita tahun ini ada Raisa, dan Yura Yunita Mahadewi dari tahun lalu yang sudah memukau," tambah Silvi.
Wamen Ekraf Puji Konsistensi iForte dalam Merawat Budaya
Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar. Ia menilai tingginya partisipasi generasi muda dalam pertunjukan ini menjadi indikator positif bagi keberlanjutan pelestarian budaya Indonesia di masa depan."Banyak panggung di luar sana, tetapi berbasis budaya itu menjadi pembeda Pagelaran Sabang Sampai Merauke. Dan apa yang dilakukan iForte ini sesuatu yang patut kita apresiasi, menjadi inspirasi, bagi saya bagaimana bisnis dan purpose bisa menjadi satu,” ungkap Irene Umar.
Ia menilai konsistensi penyelenggaraan acara tersebut menjadi bukti nyata kontribusi sektor swasta dalam menjaga dan merawat budaya Indonesia, sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Menurutnya, tingginya keterlibatan generasi muda dalam pertunjukan ini juga menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan budaya Indonesia di masa depan.
“Untuk itu saya berharap dengan sangat Pagelaran Sabang sampai Merauke ini bisa menggugah rasa cinta kita, seluruh teman-teman di Indonesia akan rasa cinta kita kepada bangsa Indonesia, akan rasa cinta kita terhadap sesama manusia. Karena buat saya Pagelaran Sabang Sampai Merauke bukan hanya untuk orang Indonesia, tapi untuk panggung dunia,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News