Lagu yang ditulis oleh Ilham Pradana bersama dengan Nafisa Aulia ini sudah mendapatkan lebih dari 200 ribu stream di Spotify dan telah ditonton oleh 318 ribu pengguna YouTube.
Makna Lagu “Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana
Jika diterjemahkan, “Jalaraning Tresna” berarti “alasan tumbuhnya cinta” dalam bahasa Jawa. Lagu ini bercerita tentang kekaguman seseorang pada sosok yang dicintainya dengan cara yang sederhana, tapi terasa dalam. Senyuman orang tersebut digambarkan lebih indah dari cahaya bulan sementara sikap apa adanya justru membuat perasaan rindu semakin kuat. Rasa bahagia yang muncul pun terasa begitu besar hingga terus membayangi pikiran.Baca Juga :
Lirik dan Makna Lagu "One Less Lonely Girl" - Justin Bieber, Viral Lagi Setelah Coachella
Lirik dan Terjemahan Lagu “Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana
[Verse 1]
Sunar bulan wayah dalu
(Cahaya bulan di waktu malam)
Kalah endahe yen kalawan esemu
(Kalah indahnya jika dibandingkan senyummu)
Solah slagahmu kang lugu
(Tingkah lakumu yang apa adanya)
Hamimbuhi kapang jroning kalbuku
(Menambah rasa rindu di hatiku)
Bungah tan kuwawa aku
(Bahagiaku tak terkira)
Tansah mbayangi pikirku
(Selalu terbayang dalam pikiranku)
Esemu dadi
(Senyummu menjadi)
Jalaraning tresnaku
(Sebab tumbuhnya cintaku)
[Reff]
Puspita kang manis ayu
(Bunga yang manis dan cantik)
Parasmu dya lintang luku
(Wajahmu seperti bintang yang bersinar)
Amung sira kang tak antu
(Hanya dirimulah yang kunanti)
Rina wengi nggugah kalbu
(Siang dan malam menggugah hatiku)
Asmara setya satuhu
(Cinta yang setia dan tulus)
Marang dhuh wong ayu
(Kepadamu, wahai wanita cantik)
Nyata tresnaku
(Cintaku nyata)
Tulus kanggo sliramu
(Tulus, hanya untukmu)
[Verse 2]
Sunar bulan wayah dalu
(Cahaya bulan di waktu malam)
Kalah endahe yen kalawan esemu
(Kalah indahnya jika dibandingkan senyummu)
Solah slagahmu kang lugu
(Tingkah lakumu yang apa adanya)
Hamimbuhi kapang jroning kalbuku
(Menambah rasa rindu di hatiku)
Bungah tan kuwawa aku
(Bahagiaku tak terkira)
Tansah mbayangi pikirku
(Selalu terbayang dalam pikiranku)
Esemu dadi
(Senyummu menjadi)
Jalaraning tresnaku
(Sebab tumbuhnya cintaku)
[Reff]
Puspita kang manis ayu
(Bunga yang manis dan cantik)
Parasmu dya lintang luku
(Wajahmu seperti bintang yang bersinar)
Amung sira kang tak antu
(Hanya dirimulah yang kunanti)
Rina wengi nggugah kalbu
(Siang dan malam menggugah hatiku)
Asmara setya satuhu
(Cinta yang setia dan tulus)
Marang dhuh wong ayu
(Kepadamu, wahai wanita cantik)
Nyata tresnaku
(Cintaku nyata)
Tulus kanggo sliramu
(Tulus, hanya untukmu)
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News