“Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana (Foto: YouTube Ilham Pradana)
“Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana (Foto: YouTube Ilham Pradana)

Lirik dan Makna Lagu "Jalaraning Tresna" - Ilham Pradana, Kekaguman Mendalam Terhadap Seseorang

Elang Riki Yanuar • 02 Mei 2026 13:00
Ringkasnya gini..
  • Jalaraning Tresna menggambarkan cinta tulus yang tumbuh dari kekaguman sederhana pada senyum dan sikap apa adanya seseorang.
  • Lagu Jawa Jalaraning Tresna dari Ilham Pradana bercerita tentang rindu, kesetiaan, dan cinta yang diberikan sepenuh hati.
  • Single Jalaraning Tresna sukses menarik perhatian lewat lirik romantis berbahasa Jawa dan makna cinta yang mendalam.
Jakarta: “Jalaraning Tresna” merupakan lagu berbahasa Jawa yang dipopulerkan oleh penyanyi Ilham Pradana. Single ini dirilis pada 13 Maret 2026 dengan durasi 5 menit 3 detik. Melansir dari laman Spotify, “Jalaraning Tresna” telah dibuat menjadi beberapa versi, seperti keroncong dan DJ. 
 
Lagu yang ditulis oleh Ilham Pradana bersama dengan Nafisa Aulia ini sudah mendapatkan lebih dari 200 ribu stream di Spotify dan telah ditonton oleh 318 ribu pengguna YouTube. 

Makna Lagu “Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana

Jika diterjemahkan, “Jalaraning Tresna” berarti “alasan tumbuhnya cinta” dalam bahasa Jawa. Lagu ini bercerita tentang kekaguman seseorang pada sosok yang dicintainya dengan cara yang sederhana, tapi terasa dalam. Senyuman orang tersebut digambarkan lebih indah dari cahaya bulan sementara sikap apa adanya justru membuat perasaan rindu semakin kuat. Rasa bahagia yang muncul pun terasa begitu besar hingga terus membayangi pikiran. Di sisi lain, lagu ini menegaskan bahwa perasaan tersebut bukan sekadar kagum sesaat. Sosok yang dicintai digambarkan begitu istimewa, seperti bunga yang cantik dan bintang yang bersinar. Ia menjadi satu-satunya yang dinanti, siang dan malam, dengan cinta yang tulus, setia, dan benar-benar diberikan sepenuh hati.

Lirik dan Terjemahan Lagu “Jalaraning Tresna” - Ilham Pradana


[Verse 1]
 
Sunar bulan wayah dalu

(Cahaya bulan di waktu malam)
 
Kalah endahe yen kalawan esemu
 
(Kalah indahnya jika dibandingkan senyummu)
 
Solah slagahmu kang lugu
 
(Tingkah lakumu yang apa adanya)
 
Hamimbuhi kapang jroning kalbuku
 
(Menambah rasa rindu di hatiku)
 
Bungah tan kuwawa aku
 
(Bahagiaku tak terkira)
 
Tansah mbayangi pikirku
 
(Selalu terbayang dalam pikiranku)
 
Esemu dadi
 
(Senyummu menjadi)
 
Jalaraning tresnaku
 
(Sebab tumbuhnya cintaku)
 
[Reff]
 
Puspita kang manis ayu
 
(Bunga yang manis dan cantik)
 
Parasmu dya lintang luku
 
(Wajahmu seperti bintang yang bersinar)
 
Amung sira kang tak antu
 
(Hanya dirimulah yang kunanti)
 
Rina wengi nggugah kalbu
 
(Siang dan malam menggugah hatiku)
 
Asmara setya satuhu
 
(Cinta yang setia dan tulus)
 
Marang dhuh wong ayu
 
(Kepadamu, wahai wanita cantik)
 
Nyata tresnaku
 
(Cintaku nyata)
 
Tulus kanggo sliramu
 
(Tulus, hanya untukmu)
 
[Verse 2]
 
Sunar bulan wayah dalu
 
(Cahaya bulan di waktu malam)
 
Kalah endahe yen kalawan esemu
 
(Kalah indahnya jika dibandingkan senyummu)
 
Solah slagahmu kang lugu
 
(Tingkah lakumu yang apa adanya)
 
Hamimbuhi kapang jroning kalbuku
 
(Menambah rasa rindu di hatiku)
 
Bungah tan kuwawa aku
 
(Bahagiaku tak terkira)
 
Tansah mbayangi pikirku
 
(Selalu terbayang dalam pikiranku)
 
Esemu dadi
 
(Senyummu menjadi)
 
Jalaraning tresnaku
 
(Sebab tumbuhnya cintaku)
 
[Reff]
 
Puspita kang manis ayu
 
(Bunga yang manis dan cantik)
 
Parasmu dya lintang luku
 
(Wajahmu seperti bintang yang bersinar)
 
Amung sira kang tak antu
 
(Hanya dirimulah yang kunanti)
 
Rina wengi nggugah kalbu
 
(Siang dan malam menggugah hatiku)
 
Asmara setya satuhu
 
(Cinta yang setia dan tulus)
 
Marang dhuh wong ayu
 
(Kepadamu, wahai wanita cantik)
 
Nyata tresnaku
 
(Cintaku nyata)
 
Tulus kanggo sliramu
 
(Tulus, hanya untukmu)
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA