Seringai (Foto: dok. Seringai)
Seringai (Foto: dok. Seringai)

Seringai Rilis “Sejati” dan “Senarai Feses”, Tandai Fase Baru Pasca Kepergian Ricky Siahaan

Agustinus Shindu Alpito • 26 Maret 2026 21:57
Ringkasnya gini..
  • Seringai merilis dua video musik sekaligus, “Sejati” dan “Senarai Feses”, sebagai tanda fase baru.
  • Rilisan ini menjadi karya pertama setelah wafatnya Ricky Siahaan pada 2025.
  • Kedua lagu merupakan pembuka album keempat IV: Anastasis yang dijadwalkan rilis April 2026.
Jakarta: Band rock oktan tinggi Seringai resmi kembali dengan merilis dua video musik sekaligus bertajuk “Sejati” dan “Senarai Feses” pada 26 Maret 2026. Rilisan ini menjadi penanda fase baru perjalanan mereka setelah masa hiatus.
 
Dalam siaran pers resminya, Seringai menyebut proyek ini sebagai karya yang tidak setengah-setengah.
 
“Bukan dengan setengah tenaga—tapi dengan dua video musik sekaligus: ‘Sejati’ | ‘Senarai Feses.’ Satu hantaman audio-visual berdurasi enam menit yang jadi penanda fase baru paling brutal dalam sejarah perjalanan band mereka," tulis Seringai dalam keterangan pers.
 

Rilisan Perdana Usai Kepergian Ricky Siahaan

Karya ini juga menjadi rilisan pertama sejak wafatnya gitaris sekaligus co-founder, Ricky Siahaan, pada 19 April 2025 di Tokyo, Jepang.

Dalam pernyataan resminya, band ini menegaskan bahwa kehilangan tersebut tidak membuat mereka berhenti.
 
“Kehilangan itu nyata. Tapi Seringai tidak runtuh—mereka semakin mengeras.”
   

Pembuka Album IV: Anastasis

Dua lagu ini merupakan bagian dari album keempat bertajuk IV: Anastasis, yang juga melibatkan kontribusi terakhir dari Ricky Siahaan. Album ini menjadi karya penuh pertama mereka setelah hampir delapan tahun sejak Seperti Api (2018).
 
Seringai bahkan menyebut album ini sebagai fase baru yang lebih ekstrem, “Jika album-album sebelumnya adalah ledakan, maka IV: Anastasis adalah total armageddon.”
 
Dalam proses rekaman, posisi gitar diisi oleh Angga Kusuma (Billfold, Collapse, eks-Taring) sebagai gitaris tamu.
 

Formasi Baru dan Produksi Visual

Untuk pertama kalinya, Seringai tampil dengan format lima personel dalam penampilan live. Selain Arian 13 (vokal), Edy ‘Khemod’ Susanto (drum), dan Sammy Bramantyo (bass), mereka juga diperkuat dua gitaris tambahan: Angga Kusuma dan Darma Respati (Negatifa).
 
Video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” disutradarai oleh Edy Susanto bersama Rifqi Fadhlurrahman dari Angin Segar. Proses syuting dilakukan di Gedung Putih Studio, Tangerang Selatan pada 2 Maret 2026.
 
Seringai menegaskan bahwa rilisan ini bukan sekadar nostalgia atau kembalinya band ke industri musik.
 
“Dua video ini bukan nostalgia. Bukan pula comeback yang manis. Ini adalah sebuah deklarasi detonasi. Seringai masih di sini. Dan mereka jauh lebih berbahaya dari sebelumnya.”
 
Video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” ditayangkan perdana di kanal YouTube resmi Seringai pada 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB. Sementara itu, singlenya sudah tersedia di Apple Music dan akan menyusul ke platform digital lain, kecuali Spotify.
 
Album IV: Anastasis dijadwalkan rilis pada 23 April 2026 dalam format CD dan digital melalui label independen mereka, High Octane Production.
 

 

Tentang Seringai

Sejak terbentuk pada 2002, Seringai dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dalam skena musik keras Indonesia. Mereka memiliki sejumlah rilisan penting seperti Serigala Militia (2007), Taring (2012), hingga Seperti Api (2018) yang meraih penghargaan di AMI Awards.
 
Band ini juga pernah tampil sebagai pembuka konser Metallica di Stadion Gelora Bung Karno pada 2013 di hadapan lebih dari 60 ribu penonton.
 
Dengan pendekatan independen melalui label sendiri, Seringai terus memperluas pengaruhnya hingga ke luar negeri, termasuk Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Jepang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA