Andien Rilis Singel Indahnya Dunia Versi Bahasa Jepang

Purba Wirastama 21 November 2018 15:35 WIB
andien
Andien Rilis Singel Indahnya Dunia Versi Bahasa Jepang
Andien dalam video musik Kono Youno Utsukashisa - Indahnya-Dunia (Foto: YouTube Andien Aisyah)
Jakarta: Penyanyi Andien Aisyah mengerjakan ulang lagu Indahnya Dunia dari album terakhir Metamorfosa ke versi bahasa Jepang. Lagu ini baru saja dirilis sebagai video musik dan singel berjudul Kono Youno Utsukashisa. 

Andien bercerita bahwa lagu versi Jepang ini pertama kali dibawakan saat tampil dalam ASEAN-Japan Music Festival 2018 di Jepang pada 4 Oktober lalu. Respons pendengar ternyata sangat positif. 

Setelah itu, Andien tampil lagi dalam sejumlah pertunjukan di Jepang selama Oktober. Pada saat yang sama, merek fashion Lekat asal Jakarta, yang mengambil inspirasi dari tenun asli Baduy, bergabung dalam ajang Amazon Fashion Week di Tokyo. 


Dari situ, muncul obrolan antara Andien dan Amanda Indah Lestari dari Lekat terkait rencana kolaborasi. Andien dan Amanda sudah saling kenal sejak lama. Andien sendiri sudah lama memendam keinginan untuk mengenalkan kain asli Indonesia lewat kapasitasnya sebagai penyanyi.

"Kalau omong masalah nilai, visi dan misi, semua sudah sama, tetapi apa yang bisa membuat kami berkolaborasi kali ini?" ujar Andien dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Rabu, 21 November 2018. 

"Akhirnya kami berkolaborasi sesuatu yang beyond, sebuah video musik yang melibatkan penyanyinya, dengan lirik Indonesia diterjemahkan ke Jepang, yang membuat adalah orang yang biasa membuat video fashion video," tuturnya. 

Rencana awal sebenarnya hanya video musik kolaborasi. Namun melihat pasar Jepang yang potensial, lagu Kono Youno Utsukashisa sekaligus dirilis sebagai singel baru.

Video musiknya telah tersedia di platform streaming YouTube. Video digarap oleh Vicky Tanzil dan Leone Stave. Tampak Andien memakai sejumlah pakaian etnik bernuansa Baduy dalam lanskap pantai dan hutan bambu Jepang. 

Bagi Andien, kolaborasi ini membuktikan bahwa pakaian etnik tertentu tidak harus selalu melekat dengan nuansa musik dari tempat gaya pakaian berasal.

"Etnik tapi modern," tukasnya.




 



(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id