Nidji dengan vokalis baru, Yusuf Ubay di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Februari 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Nidji dengan vokalis baru, Yusuf Ubay di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Februari 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Nidji Punya Vokalis Baru, NEV+ Tetap Berjalan

Cecylia Rura • 07 Februari 2019 18:03
Jakarta: Yusuf Ubay resmi mengisi kekosongan Nidji yang sempat vakum ditinggal Giring Ganesha. Meski pada tahun ini Nidji memulai lembaran dengan vokalis baru, mereka menjamin Nidji Electronic Version Plus (NEV+), proyek musik kolaborasi terdahulu dari kelima personel Nidji akan tetap berjalan.
 
"NEV+ tetap akan jalan tapi Nidji tetap harus jalan," kata Andro, bassist Nidji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Februari 2019.
 
Rama, gitaris Nidji menjelaskan proyek NEV+ berbeda dengan Nidji. Dia menjabarkan bagaimana Nidji bukanlah NEV+, begitu pun sebaliknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jelas beda. NEV+ dengan sendirinya, kalau Nidji ya kami Nidji, karakter yang berbeda, jelas. Proyek yang beda dan genre yang beda," katanya.
 
"NEV+ kalau misalnya memang ada untuk affair, dijalankan. Tapi kalau Nidji sudah keseluruhan karena core kita adalah Nidji," lanjut Rama.
 
NEV+ dibentuk pada masa vakum Nidji usai ditinggal Giring Ganesha berpolitik. Proyek ini sempat berkolaborasi dengan Dea Dalila, Bams Eks Samsons, dan Sophia Latjuba mengisi posisi vokalis. Materi musik NEV+ bersumber dari lagu-lagu Nidji yang diaransemen ulang mengusung aliran EDM.
 
Nidji dengan Yusuf Ubay sebagai vokalis baru menjamin warna musik berbeda dari sebelumnya. Yusuf Ubay adalah pemenang dari 2.200 kandidat yang telah melalui tahapan seleksi sejak Desember tahun lalu. Terbilang cepat, Ubay optimistis dapat memberi napas baru untuk Nidji.
 

 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif