Sita Nursanti.
Sita Nursanti.

Ke Mana Penyanyi Sita "RSD" Kini?

Agustinus Shindu Alpito • 05 Desember 2014 14:14
medcom.id, Jakarta: Dekade 1990-an, Indonesia pernah memiliki trio penyanyi yang tenar dengan nama RSD, singkatan dari Rida Sita Dewi. Keberlangsungan trio ini tidak lama, setelah melahirkan tiga album studio dan satu album kompilasi, RSD bubar di awal 2000-an.
 
Bubarnya RSD tidak membuat para anggotanya hengkang dari dunia hiburan. Masing-masing memiliki kesibukan tersendiri yang tidak jauh dari dunia seni. Rida Farida menjadi pemandu acara televisi dan guru vokal, Dewi Lestari melejit dengan berbagai karya sastranya, lantas ke mana Sita Nursanti melanjutkan kariernya?
 
Ke Mana Penyanyi Sita RSD Kini?
Indah Sita Nursanti. Foto: Dok/ Ramdani

Ternyata, Sita masih eksis di dunia seni. Perempuan yang kini berusia 40 tahun itu kini aktif di dunia teater. Lepas dari RSD, Sita lantas mengawali karier di teater lewat drama musikal "Madame Dasima" di tahun 2001. Kemudian, tawaran demi tawaran bermain di teater terus menghampiri perempuan asal Sumedang itu.
 
Selain di bidang teater, Sita juga beberapa kali mencicipi industri film. Beberapa film yang melibatkan Sita antara lain "Gie", "Garasi", "Jakarta Undercover", dan "Sampai Ujung Dunia".
 
Kini, Sita didaulat menjadi narator dalam pentas "Opera Tari Gandari" yang akan digelar pada 12 dan 13 Desember 2014. Apa alasan utama Sita yang mengembangkan kariernya hingga melintas batas arus-arus seni utama?
 
"Sebenarnya saya tipe orang yang tidak merencankan apa-apa, saya selalu merasa manusia harus dan butuh untuk berekspresi. Saya merasa dengan berekspresi di seni panggung ada bagian di diri saya yang memang ingin mencoba sesuatu, dan saya mendapat kesempatan. Saya benar-benar belajar dari pekerjaan dan saya menyadari senang di panggung. Sebagai apapun, penyanyi atau main teater. Begitu terkena lampu panggung, seolah semua menyatu dan cair," ujar Sita saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 5 Desember 2014.
 
Meski sudah membangun karier di dunia teater dan seni peran, Sita nampaknya tidak bisa meninggalkan bidang yang membesarkan namanya, yaitu musik. Setapak demi setapak Sita kembali mengurai kembali dunia musik yang pernah digelutinya.
 
"Sebenarnya saya sudah membuat singel, karena bekerja secara independen, saya hanya mengerjakan (lagu) itu bertiga. Saya, manajer saya dan eksekutif produser. Nekat aja, kami merilis tanpa mengandalkan apa-apa selain radio. Itu pun diputar di radio tempat saya siaran. Judulnya "Terbaik", rilis Agustus (2014) akhir," aku Sita.
 
Sita juga menyadari masuk kembali ke industri musik saat ini tidak semulus saat dirinya bersama RSD. Zaman telah berubah dan Sita menyadari hal itu.
 
"Saya menemukan industri musik tidak seperti dulu lagi, sehingga sulit untuk lagunya naik (populer). Dulu itu jelas, ada label ini-itu dan orang harus beli kaset, CD, atau mendengarkan di radio. Sekarang dengan teknologi yang mempermudah dan membuat semuanya berubah. Saya sekarang (masuk ke industri musik) sebagai awam, dengan teknologi produksi semakin mudah dan murah, orang tidak lagi memerlukan label untuk distribusi," ujar Sita.
 
Walau hanya mengandalkan radio sebagai sarana pendistribusian lagunya ke publik secara luas, Sita mengaku dampak yang dirasakannya cukup baik.
 
"Peran radio sekarang kencang, karena lagunya bagus banget. Saya mengatakan bagus bukan karena itu lagu saya. Tapi memang bagus. Lagu itu diciptakan oleh Numata band, kemudian diaransemen musiknya oleh Andi Rianto. Lagu galau mellow gitu," terang Sita.
 
Di akhir perbincangan, pelantun "Antara Kita" itu mengakui keterbukaan dirinya terhadap berbagai bidang seni didasari rasa ingin belajar. Hal itulah yang membuat Sita sukses menjadi seniman lintas bidang.
 
"Saya jujur saja, saya merasa pemula di bidang panggung. Saya selalu menempatkan diri sebagai itu agar bisa menyerap banyak ilmu," tutup Sita.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)




TERKAIT

BERITA LAINNYA