Artwork album Bersama Bersuara (Foto: KNTL RUU Permusikan)
Artwork album Bersama Bersuara (Foto: KNTL RUU Permusikan)

Dorong Pembatalan RUU, KNTL RUU Permusikan Rilis Album

Hiburan Kisruh RUU Permusikan
Agustinus Shindu Alpito • 14 Maret 2019 18:36
Jakarta: Koalisi Nasional Tolak (KNTL) RUU Permusikan merilis album kompilasi berjudul Bersama Bersuara. Album ini dirilis non-profit, sehingga masyarakat bebas unduh atau streaming melalui tautan ini.
 
Rencananya, proyek ini menjadi album berseri dengan melibatkan lebih dari 100 partisipan, baik itu grup, solo atau duo. Para musisi yang berpartisipasi dalam proyek ini pun berasal dari berbagai daerah, yaitu Makassar, Padang, Salatiga, Sungguminasa, Manado, Aceh, Pekanbaru, Medan, Yogyakarta, Palopo, Pekalongan, Palangka Raya, Bandung, Bogor, Pontianak, Ambarawa, Jambi, Medan, Semarang, Jakarta, Garut, Solo, Sintang, Pematang Siantar, Batang, Malang, Kendal, Kudus, Pangkalan Brandan, Binjai, Bandar Lampung, Banjarmasin, Tanjung Pinang, Palembang, Sanggau, Boyolali, Singkawang, Sukabumi, Bali, dan Olympia (US).
 
Nama-nama besar yang terlibat dalam album ini antara lain Superman Is Dead, Mocca, Burgerkill, Toto Tewel, Bottlesmoker, Komunal dan Scaller.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kenapa album kompilasi BERSAMA BERSUARA bisa menjadi senjata dan kekuatan pendesak? Karena tak pernah sebelumnya pemusik setanah air disatukan dalam satu medium yang masif dengan tujuan yang sama."
 
"Permasalahan akan RUU Permusikan juga masalah bagi komunitas musik lokal dari ujung Barat hingga Timur nusantara. Musik mungkin bukan lah agen perubahan, tapi kesadaran untuk menolak dan mendesak pembatalan RUU Permusikan yang terpantik dengan hadirnya album kompilasi ini bisa menjadi kekuatan yang nyata, kekuatan jejaring komunitas musik sepenjuru nusantara. A luta continua!" Tulis KNTL RUU Permusikan dalam keterangan pers.
 
KNTL RUU Permusikan masih berjuang agar RUU Permusikan dibatalkan. Masalahnya, pihak DPR sejauh ini masih melanjutkan proses RUU Permusikan meski mengalami penolakan di masyarakat.
 
"Saat ini RUU Permusikan masih ada di Baleg dan tidak masalah meskipun Anang Hermansyah sudah mencabut bukan berarti langsung kita keluarkan dari Prolegnas," ujar Supratman, dikutip dari Antara.
 
RUU Permusikan masuk dalam Prolegnas atau Program Legislasi Nasional. Untuk mencabut RUU Permusikan dari program itu membutuhkan prosedur yang cukup rumit, setidaknya ada tiga lembaga yang dilibatkan, yaitu Menkum HAM, DPR dan DPD.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi