Foto: Kunto Aji / Metrotvnews.com / Agustinus Shindu Alpito
Foto: Kunto Aji / Metrotvnews.com / Agustinus Shindu Alpito

Keputusan Kunto Aji Memilih Jalur Independen

Dwi Ayu Rochani • 05 Mei 2015 23:04
medcom.id, Jakarta: Setelah lulus dari ajang pencari bakat Indonesian Idol, penyanyi berambut kribo Kunto Aji memutuskan berkarier lewat jalur independen (indie).
 
Cukup berat baginya mengambil keputusan tersebut, karena bisa dibilang ia masih pendatang baru di industri musik Tanah Air, namun Aji merasa mampu merilis singel dengan label sendiri.
 
"Selama enggak muncul di televisi, saya melakukan pendekatan untuk bisa berkarya. Pada saat itu juga belum menemukan yang cocok dan bisa ngasih value yang bagus, akhirnya saya memilih berjalan independen," ucap Aji saat ditemui di SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2015).

Dengan memilih jalur independen, Aji ingin membuktikan walaupun tanpa label besar, ia mampu membuat karya yang bisa diterima masyarakat luas.
 
"Label sendiri itu ada kepuasan, mau ego besar-kecil lebih di saya, ini benar-benar pembuktian. Sempat saya dibilang idealis, naif, tapi musik saya ternyata bisa diterima. Orang-orang terlalu meremehkan musik Indonesia. Saya enggak mau jumawa, tapi masyarakat memang menerima," tambahnya.
 
Aji tak menampik, dengan mengikuti Indonesian Idol, dirinya lebih mudah dan cepat masuk Industri musik. Namun Aji juga menambahkan, setelah lulus dari Indonesian Idol, banyak penyanyi yang sulit mempertahankan eksitensinya.
 
"Saya sedikit setuju instan untuk masuk industri, tapi setelah selesai, untuk survive balik lagi ke konsistensi masing-masing. Kalau memang passion ingin jadi musisi, ya saya yakin mereka bisa survive. Banyak teman-teman saya memiliki karya yang bagus dan diakui," tuturnya.
 
Aji juga merasa mendapatkan banyak ilmu dari Indonesian Idol, dan ia pun merasa bersyukur. "Ikut ajang menjadi basic saya ketika masuk ke industri, itu seperti modal awal. Seperti kalian tahu, butuh waktu 6 tahun masuk ke industri ini," tutupnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AWP)




TERKAIT

BERITA LAINNYA