Konser musik di PRJ (Foto: medcom)
Konser musik di PRJ (Foto: medcom)

Kebangkitan Industri Musik, Festival dan Konser Padat Hingga Akhir Tahun

Medcom • 17 Agustus 2022 10:14
Jakarta: Pandemi Covid-19 yang membuat berbagai aktivitas industri hiburan terhenti kini telah berangsur membaik. Konser musik ataupun festival musik berbondong-bondong kembali digelar seiring dengan membaiknya pandemi Covid-19.
 
Diketahui selama pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir yang melahirkan krisis kesehatan sehingga berdampak serius pada sektor ekonomi terutama pada industri hiburan, salah satunya yakni musik. Kebijakan pemerintah dalam menetapkan protokol kesehatan dengan di antaranya menjaga jarak fisik menjadikan seni pertunjukan, seperti konser dan festival musik terhenti total.
 
Kini, seiring dengan membaiknya pandemi Covid-19, para musisi tampaknya mulai kembali bergeliat. Perlahan, industri musik mulai bangkit terlihat dari konser musik ataupun festival musik yang kembali digelar. Hal itu pun dikonfirmasi langsung dari salah seorang pengamat musik, Wendi Putranto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kalau live show sekarang ini memang terjadi booming, booming festival dan konser. Booming live music performance khususnya di Jakarta yang terlihat jelas saya amati,” kata Wendi Putranto.
 
Mantan jurnalis Rolling Stone Indonesia itu mengatakan bahwa kembalinya tren konser dan festival musik sudah dari mulai bulan Mei lalu dengan diadakannya Java Jazz Festival 2022. Selanjutnya diikuti dengan Heyfest dan konser atau festival musik lainnya.
 
Penyelenggaraan acara musik di Indonesia, terutama di Jakarta sudah menjamur hingga akhir tahun 2022.
 
“Di jakarta juga macam-macam, dari mulai bulan ini sampai Desember itu sudah full, sudah padat. Dan bisa dibilang acaranya itu ngantri. Bahkan saya dengar kabar ada kesulitan dari pihak EO (Event Organizer), dari promotor untuk booking artis karena sebagian artis-artis dengan nama besar itu sudah di-booking,” ungkap Wendi Putranto.
 
Acara-acara musik memang ramai digelar kembali, namun Wendi Putranto mengatakan kebangkitan industri ini belum bisa dikatakan pulih sepenuhnya. Mengingat ancaman-ancaman baru yang terus hadir membuat masyarakat khawatir untuk mendatangi acara-acara yang dihadirkan banyak orang.
 
“Sebenarnya sudah kembali gairahnya orang untuk datang ke acara, untuk datang ke konser. Cuma memang saat ini sebenarnya kan kita lagi ada di puncak pandemi gelombang ketiga, kalau tidak salah. Jadi kondisinya lagi tinggi di Jakarta, tapi festival semuanya berjalan terus tidak dihentikan, izinnya juga tetap keluar, tidak ada pembatalan. Cuma memang ada beberapa event yang kemudian dilakukan dan terjadi penularan, bisa dibilang seperti itu,” tutur Wendi Putranto.
 
Selama pandemi Covid-19, industri musik telah melewati banyak rintangan dan halangan, dan kini varian-varian virus baru mulai muncul. Menurut  Wendi Putranto kondisi musik kedepannya terutama live performance akan sangat berpengaruh dengan ancaman virus-virus yang akan datang.
 
“Kalau industrinya terus mendapatkan ancaman virus varian baru, tergantung juga pastinya. Jadi waspada terus situasinya. Namun sekarang ini kayanya orang-orang masih euforia setelah dua setengah tahun mereka nggak bisa nonton festival musik, nggak bisa berkerumun,” jelasnya.
 
(Eka Putri Wahyuni)
 
 
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif