Dalam konser tur bertajuk Together, Together tersebut, Styles membawakan lagu berjudul “What Is Enough” untuk pertama kalinya di hadapan publik. Ia mengungkapkan bahwa lagu tersebut telah disimpannya selama dua tahun terakhir dan ditulis khusus untuk mengenang sahabatnya.
Sebelum membawakan lagu tersebut, Styles menyempatkan diri menyapa penonton dan mengenang sosok-sosok yang telah memberikan pengaruh besar dalam hidupnya. Ia juga mengungkapkan betapa berartinya kesempatan untuk kembali tampil di New York.
“Aku merasa sangat beruntung bisa tampil di sini, di New York. Tempat ini punya arti besar buatku. Dan tepat dua tahun lalu, aku kehilangan salah satu sahabatku," ungkap Harry Styles dikutip dari Music News pada Senin, 19 Oktober 2026.
Styles kemudian mengajak penonton untuk saling menjaga satu sama lain, terutama ketika harus menghadapi kehilangan orang terdekat.
“Aku yakin banyak dari kalian pernah mengalami hal serupa. Semoga saja tidak. Tapi, pada akhirnya, ini semua tentang bagaimana kita saling menjaga satu sama lain,” lanjut Styles.
Ia juga mengakui bahwa orang-orang yang hadir dalam hidupnya memiliki peran penting dalam perjalanan karier dan kehidupannya hingga saat ini.
“Ada begitu banyak orang yang hadir dalam hidupku dan memberikan pengaruh yang begitu berarti. Tanpa mereka, aku tidak akan berada di posisi sekarang,” sambungnya.
Setelah menyampaikan pesan tersebut, Styles meminta izin kepada penonton untuk membawakan sebuah lagu yang ditulisnya sekitar dua tahun lalu sebagai bentuk penghormatan kepada sahabatnya.
“Aku akan membawakan sebuah lagu yang kutulis untuk sahabatku sekitar dua tahun lalu. Boleh, ya?” katanya.
Styles kemudian memperkenalkan lagu “What Is Enough” dan membawakannya secara akustik. Penampilan perdana tersebut menjadi momen penghormatan personal bagi Liam Payne, sekaligus menyampaikan refleksi mengenai persahabatan, kehilangan, dan kenangan yang ditinggalkan seseorang setelah kepergiannya.
Harry Styles Ungkap Kepergian Liam Payne Mengubah Pandangan Hidupnya
Sebelumnya, pada Maret 2026, Harry Styles sempat berbicara mengenai dampak kepergian Liam Payne terhadap cara pandangnya dalam menjalani hidup. Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara bersama DJ Zane Lowe di program Apple Music.
Styles mengaku kehilangan sahabatnya menjadi titik penting yang membuatnya kembali mempertanyakan bagaimana ia ingin menjalani kehidupan ke depannya.
"Itu adalah momen yang sangat penting bagi saya, dalam hal melihat kembali hidup saya dan mampu berkata pada diri sendiri: 'Oke, apa yang ingin saya lakukan dengan hidup saya? Bagaimana saya ingin menjalani hidup saya?'," ujarnya.
Bagi Styles, kehilangan orang terdekat bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Sebaliknya, pengalaman tersebut justru mengingatkannya untuk menghargai waktu yang masih dimiliki dan menjalani kehidupan dengan lebih bermakna.
"Dan menurutku cara terbaik untuk menghormati teman-temanmu yang telah meninggal adalah dengan menjalani hidupmu sepenuhnya," tutup Harry Styles.
Baca Juga :