Keputusan tersebut diambil karena Larsson merasa predikat "pendatang baru" tidak menggambarkan perjalanan kariernya. Meski baru merasakan kesuksesan yang lebih besar secara global, ia telah berkarier sebagai musisi selama lebih dari satu dekade.
Ogah Disebut Artis Pendatang Baru
Penyanyi berusia 28 tahun itu tengah menikmati kesuksesan album studio kelimanya, Midnight Sun. Album yang dirilis melalui Epic Records tersebut sempat menduduki posisi teratas tangga album di Swedia dan mendapat sambutan positif dari kritikus.
Lagu utama berjudul sama juga menjadi salah satu lagu yang populer pada musim panas.
Larsson sebenarnya sudah memulai kariernya sejak masih remaja pada 2013. Karena itu, ketika mantan labelnya Sommer House/Epic berencana mengajukan namanya untuk kategori Best New Artist di Grammy, ia memilih menolak.
“Aku ngobrol sama mantan labelku soal ini, dan mereka bilang bakal coba memasukkan aku ke kategori Best New Artist di Grammy. Aku justru berpikir, aku gak mau itu,” ujar Larsson dalam wawancara dengan Perfect baru-baru ini.
“Itu justru mengecilkan 13 tahun perjalanan aku sebagai seorang artis. Aku bukan artis baru,” tegasnya.
Memilih Disebut Artis Breakthrough
Larsson lebih nyaman menyebut dirinya sebagai artis yang sedang mengalami breakthrough. Menurutnya, perbedaan paling terasa tahun ini adalah semakin banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang memberikan perhatian secara bersamaan terhadap musiknya.
“Aku merasa ada perubahan dalam karierku dan bagaimana orang-orang meresponsku serta musikku,” ungkapnya.
Ia mengingat kembali kesuksesan lagu “Uncover” yang menjadi hit besar di Skandinavia. Setelah itu, “Lush Life” dan “Never Forget You” bersama MNEK juga meraih kesuksesan.
Namun, Larsson merasa kesuksesan lagu-lagu tersebut masih berjalan sendiri-sendiri dan belum sepenuhnya menunjukkan identitasnya sebagai seorang artis. Kini, ia merasa berbagai pencapaian tersebut akhirnya mulai terhubung.
“Rasanya seluruh dunia melihat aku pada saat yang sama. Sebelumnya, satu lagu sukses di satu tempat, lalu setahun kemudian lagu lain sukses di tempat berbeda. Sekarang semuanya terasa menyatu dengan sangat baik,” jelasnya.
Mulai Mengambil Kendali atas Karier
Larsson menilai perubahan besar dalam kariernya mulai terjadi ketika ia mengambil kendali lebih besar atas proses kreatif.
Salah satu hasilnya adalah album Midnight Sun yang dirilis pada 2025 dan kemudian membawanya meraih penghargaan American Music Awards untuk kategori Breakthrough Album of the Year.
“Aku memang selalu memilih lagu-lagu yang ingin aku nyanyikan, tetapi banyak hal juga diberikan kepadaku. Semuanya tidak benar-benar tumbuh dari dalam diriku. Itu membuat aku bingung, sebenarnya apa yang saya pikirkan?” tuturnya.
Berbeda dengan karya-karya sebelumnya, Larsson terlibat lebih jauh dalam Midnight Sun. Ia menulis seluruh lagu dalam album tersebut dan menentukan sendiri orang-orang yang ingin diajak bekerja sama untuk membangun konsep musik maupun visualnya.
“Untuk pertama kalinya, aku melakukan semua itu lewat Midnight Sun. Aku menulis semua lagunya dan menentukan dengan siapa aku ingin menciptakan dunia ini,” pungkasnya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)