Fenomena itu coba dimanfaatkan uY Mediatech yang hendak membantu para konten kreator mengembangkan bakatnya. Sehingga mereka tak hanya berfokus pada media dan teknologi saja. Saat ini, fokus uY Mediatech masih berada pada TikTok.
"Mereka ada akademi juga. Jadi ada talenta-talenta yang berbakat baik singer atau dancer," kata Sandy Canester.
Peluncuran uY Mediatech diadakan di atas kapal Jakarta Phinisi. Selain Sandy Canester, sejumlah musisi lain ikut hadir seperti Andre Hehanusa, Andre Samual, Ade Andrini, dan Adi Kla Project.
"Kata 'uY' sendiri dipilih dari 'uY Scuti' yang artinya bintang terbesar di galaksi. Ini merupakan visi agar uY Mediatech menjadi partner bisnis dan talenta-talentanya akan menjadi bintang besar," kata Ayu Ang sebagai pendiri.
Fokus lain uY Mediatech juga berada pada akademi yang akan mengembangkan talenta baru yang disebut uY Academy. Mereka yang bergabung akan diberikan pelatihan-pelatihan seperti dansa, bernyanyi, modeling hingga public speaking. Kelas ini menghadirkan oleh pelatih profesional.
"Apa pun yang berhubungan dengan seni musik, gue pasti akan dukung," ujar Sandy Canester.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News