Fourtwnty dalam konser Liztomania Vol. 6 di Gedung Kesenian Jakarta (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Fourtwnty dalam konser Liztomania Vol. 6 di Gedung Kesenian Jakarta (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Ritual Fourtwnty Merayakan Kehidupan di Konser Liztomania

Hiburan konser musik Fourtwnty
Cecylia Rura • 23 Februari 2019 13:47
Jakarta: Mengambil tajuk Humaniora, Froutwnty menyajikan suguhan ritual kemanusiaan di atas panggung musik Liztomania membawakan karya album pertama dan kedua. Fourtwnty membuka tirai dengan singel Realita dari album kedua Ego dan Fungsi Otak (2018) dan Iritasi Ringan dari album perdana Lelaku (2015).
 
Dari penataan cahaya, hingga koreografi panggung dilakukan Ari yang turut menghadirkan Roots, personel ketiga Fourtwnty yang hidup bersama karya-karya Fourtwnty. Pada lagu Kusut, Fourtwnty menghadirkan Rosmala Sari sebagai representasi lagu Kusut dengan tarian dibalut gaun putih. Kelompok Reza Matajiwa dengan permainan drum dan aksi solo ikut meramaikan aksi panggung Fourtwnty dengan dentuman yang asyik.
 
"Roots pada dasarnya, dia manusia yang baik. Dia terjebak di dalam masalah-masalah duniawi pada saat itu dan ketika dia jadi orang terus drop lagi, terus dia tiba-tiba jadi orang lagi, drop lagi sampai akhirnya dia datang kita ke berdua, aku pingin jadi orang yang lebih dekat sama yang di atas," ungkap Ari di konser Liztomania Vol. 6, Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat 22 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ritual Fourtwnty Merayakan Kehidupan di Konser Liztomania
Fourtwnty bersama Institut Musik Jalanan di Konser Liztomania, Gedung Kesenian Jakarta (Foto: Medcom/Cecylia)
 

Konser ini turut melibatkan Ridho Hafiedz dari Slank selaku promotor Liztomania yang digagas bersama sang istri, Ony Seroja. Seperti pada konser-konser Liztomania sebelumnya, Institut Musik Jalanan asuhan Ridho Hafiedz turut bergabung membawakan lagu Diam Diam Kubawa Satu, dilanjutkan medley lagu Segelas Berdua dan Puisi Alam.
 
Kejutan untuk para penonton, ketiga ayah dari masing-masing personel Fourtwnty naik pentas duduk menyaksikan anak-anaknya bermusik dari sudut panggung saat lagu Kita Pasti Tua dibawakan. Mereka juga yang menjadi sampul album kedua Fourtwnty, Ego dan Fungsi Otak (2018).
 
Ritual kemanusiaan ini turut menghadirkan sosok cantik Aurelie dengan ukulele-nya berduet dengan Fourtwnty membawakan Zona Nyaman. Sebuah lagu untuk memperjuangkan hak diri dan keluar dari tempat ternyaman.
Ritual Fourtwnty Merayakan Kehidupan di Konser Liztomania
Fourtwnty dan Aurelie di Liztomania Vol. 6 (Foto: Medcom/Cecylia)
 
Jelang repertoar terakhir, Fourtwnty membawakan Fana Merah Jambu dan ditutup dengan encore Aku Tenang yang dibawakan dari foyer Gedung Kesenian Jakarta. Fourtwnty melebur bersama 4.20 society dan menutupnya dengan ritual bernyanyi paripurna tanpa batas panggung dan bangku.
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif