Juicy Luicy mendadak membatalkan penampilan mereka di festival musik XYZ Liveground yang digelar di Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam, pada Sabtu, 5 September 2026.
Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa mereka telah memenuhi semua kebutuhan Juicy Luicy sesuai kesepakatan—mulai dari pembayaran honorarium hingga penyewaan penginapan. Namun, saat hendak berangkat menuju Batam, Juicy Luicy mengalami kendala kelebihan bagasi yang membutuhkan pembayaran tambahan mendadak di bandara.
Penyelenggara meminta pihak Juicy Luicy membayar terlebih dahulu biaya tersebut di tempat, lalu akan mengganti uangnya kemudian. Mekanisme tersebut ditolak sehingga perjalanan Juicy Luicy tidak dilanjutkan dan mereka batal tampil di acara XYZ Liveground.
Polemik Sikap Vokalis
Saat isu batal tampil belum mereda, Juicy Luicy justru terseret ke dalam masalah lain. Salah satunya terkait sikap sang vokalis, Julian “Uan” Kaisar.Dalam salah satu unggahan di X, seorang warganet membahas video Uan Kaisar yang menyebut sejumlah perempuan dengan istilah “bungkusable”. Dalam konteks pembicaraan tersebut, istilah itu merujuk pada perempuan yang dianggap dapat diajak melakukan hubungan seksual.
"deretan nama bungkusable"
— アkila. ???? (@thruvsh) September 10, 2026
????? bungkusable????? najiszzz banget sumpah. melecehkan perempuan banget dikira yg nama nama disebut mau dibungkus sama lu???? pic.twitter.com/V6oGmHQ5aM
Cuplikan tersebut menuai kritik karena dianggap memuat pernyataan seksis yang merendahkan perempuan. Dalam video yang beredar, Uan bahkan menyebut sejumlah nama perempuan ketika membahas istilah tersebut.
“idih abang abangan ngabers si paling oke tapi melecehkan perempuan ewh. udah dari lama gw ga dengerin lagu mereka, cuma cafe-cafe kadang masih aja muterin,” tulis seorang warganet.
Selain itu, warganet menyoroti rekaman siaran langsung Uan Kaisar di media sosial yang dilakukan setelah jadwal tampil di Batam. Dalam video tersebut, sang vokalis membahas alasan pembatalan sekaligus meminta maaf kepada para penggemar di Batam.
"yang penting mah kita udah lunas????"
— txtdaripodcast (@txtruangpodcast) September 10, 2026
kata si vokalis
katanya ini live sebelum akunnya ilang pic.twitter.com/fOn4qpHJWs
Sejumlah warganet menilai penyampaian Uan Kaisar kurang sopan karena menggunakan bahasa Sunda yang tergolong kasar.
“Sebagai orang sunda kalau nyebut orang lain dengan sebutan ‘belegug’ atau lebih parahnya ‘g0bl0g’, itu teh ga sopan dan ga punya etika. Apalagi kalau sebutan itu ke orang yang gak dikenal bisa termasuk penghinaan,” tulis warganet lain.
Baca Juga :
Nadin Amizah Ikut Bersuara soal Juicy Luicy, Singgung Bagasi Musisi yang Bisa Ratusan Kilo
Sorotan pada Manajemen
Tak hanya sang vokalis, warganet turut menyoroti sikap manajemen Juicy Luicy terkait pembatalan tampil tersebut. Manajemen dinilai belum mampu membangun kepercayaan antara band dan pihak penyelenggara.“Manajer, road manajer dan chief crew dalam hal ini adalah yang paling berperan dan bertanggung jawab, selain artisnya sendiri untuk bisa kasih win-win solution sebelum kalian dianggap tidak profesional dan redup perlahan,” tulis warganet tersebut.
Hingga saat ini, pihak Juicy Luicy belum memberikan klarifikasi resmi mengenai berbagai isu yang tengah hangat dibicarakan publik.