Juicy Luicy (Foto: Instagram/juicyluicyband)
Juicy Luicy (Foto: Instagram/juicyluicyband)

Belum Reda Soal Bagasi, Isu Juicy Luicy Merembet ke Attitude Vokalis Uan Kaisar

Rafi Alvirtyantoro • 11 September 2026 17:12
Ringkasnya gini..
  • Pembatalan panggung Juicy Luicy di Batam akibat kelebihan bagasi menjadi pemicu munculnya berbagai sorotan lain dari publik.
  • Sorotan masyarakat kini bergeser ke sikap Uan Kaisar setelah video ucapan bahasa Sunda kasar dan istilah "bungkusable" kembali beredar.
  • Rentetan kontroversi dari teknis penerbangan hingga etika vokalis dinilai publik merusak profesionalisme manajemen Juicy Luicy.
Jakarta: Juicy Luicy terseret polemik bagasi setelah batal tampil dalam festival musik di Batam. Kejadian ini lantas berbuntut panjang dan memicu sorotan publik terhadap hal lain.

Juicy Luicy mendadak membatalkan penampilan mereka di festival musik XYZ Liveground yang digelar di Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam, pada Sabtu, 5 September 2026.

Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa mereka telah memenuhi semua kebutuhan Juicy Luicy sesuai kesepakatan—mulai dari pembayaran honorarium hingga penyewaan penginapan. Namun, saat hendak berangkat menuju Batam, Juicy Luicy mengalami kendala kelebihan bagasi yang membutuhkan pembayaran tambahan mendadak di bandara.

Penyelenggara meminta pihak Juicy Luicy membayar terlebih dahulu biaya tersebut di tempat, lalu akan mengganti uangnya kemudian. Mekanisme tersebut ditolak sehingga perjalanan Juicy Luicy tidak dilanjutkan dan mereka batal tampil di acara XYZ Liveground.
   

Polemik Sikap Vokalis

Saat isu batal tampil belum mereda, Juicy Luicy justru terseret ke dalam masalah lain. Salah satunya terkait sikap sang vokalis, Julian “Uan” Kaisar.

Dalam salah satu unggahan di X, seorang warganet membahas video Uan Kaisar yang menyebut sejumlah perempuan dengan istilah “bungkusable”. Dalam konteks pembicaraan tersebut, istilah itu merujuk pada perempuan yang dianggap dapat diajak melakukan hubungan seksual.

 

Cuplikan tersebut menuai kritik karena dianggap memuat pernyataan seksis yang merendahkan perempuan. Dalam video yang beredar, Uan bahkan menyebut sejumlah nama perempuan ketika membahas istilah tersebut.

“idih abang abangan ngabers si paling oke tapi melecehkan perempuan ewh. udah dari lama gw ga dengerin lagu mereka, cuma cafe-cafe kadang masih aja muterin,” tulis seorang warganet.

Selain itu, warganet menyoroti rekaman siaran langsung Uan Kaisar di media sosial yang dilakukan setelah jadwal tampil di Batam. Dalam video tersebut, sang vokalis membahas alasan pembatalan sekaligus meminta maaf kepada para penggemar di Batam.

 

Sejumlah warganet menilai penyampaian Uan Kaisar kurang sopan karena menggunakan bahasa Sunda yang tergolong kasar.

“Sebagai orang sunda kalau nyebut orang lain dengan sebutan ‘belegug’ atau lebih parahnya ‘g0bl0g’, itu teh ga sopan dan ga punya etika. Apalagi kalau sebutan itu ke orang yang gak dikenal bisa termasuk penghinaan,” tulis warganet lain.

   

Sorotan pada Manajemen

Tak hanya sang vokalis, warganet turut menyoroti sikap manajemen Juicy Luicy terkait pembatalan tampil tersebut. Manajemen dinilai belum mampu membangun kepercayaan antara band dan pihak penyelenggara.

“Manajer, road manajer dan chief crew dalam hal ini adalah yang paling berperan dan bertanggung jawab, selain artisnya sendiri untuk bisa kasih win-win solution sebelum kalian dianggap tidak profesional dan redup perlahan,” tulis warganet tersebut.

Hingga saat ini, pihak Juicy Luicy belum memberikan klarifikasi resmi mengenai berbagai isu yang tengah hangat dibicarakan publik.
 

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA