Lagu ini sekaligus langkah awal menuju proyek EP atau album solo yang tengah dipersiapkan untuk dirilis di tahun 2026. Meski dikenal luas sebagai anggota boyband SM*SH, Rafael Tan telah lama memiliki perjalanan musik personal di luar grup.
"Aku Sayang Kamu" pertama kali dikenal publik sebagai lagu dari band SMA Rafael Tan bernama Cola Float. Di era awal 2000-an, lagu ini sempat menjadi hits single di skena musik indie Bandung, bahkan menempati peringkat pertama di berbagai chart radio hits Bandung selama berminggu-minggu. Lagu ini pun memiliki tempat tersendiri di hati pendengar yang tumbuh di era tersebut.
"'Aku Sayang Kamu' adalah lagu yang punya sejarah panjang dalam hidup aku. Lagu ini aku tulis berdasarkan cerita pribadi, dan dulu tumbuh bersama masa SMA aku, bahkan sempat punya tempat di radio-radio Bandung," kata Rafael Tan.
"Aku Sayang Kamu" bercerita tentang seseorang yang telah menemukan tambatan hatinya, namun harus menerima kenyataan pahit ketika orang yang dicintainya justru pergi bersama orang lain. Meski begitu, karena rasa sayang yang begitu besar, ia memilih untuk tetap menunggu dengan harapan suatu hari cinta itu kembali.
Mengingat lagu ini berasal dari era 2000-an, Rafael Tan merasa perlu menghadirkan sesuatu yang selaras dengan selera musik masa kini. Proses aransemen ulang pun dilakukan secara matang, termasuk melakukan beberapa perubahan pada bagian lagu.
Setelah melalui berbagai eksplorasi dan pergantian konsep, Rafael akhirnya menemukan pendekatan yang tepat yakni menghadirkan aransemen yang lebih segar tanpa menghilangkan ruh dan memori emosional dari versi lamanya.
"Ketika aku memutuskan membawanya kembali, tantangannya adalah bagaimana menjaga rasa nostalgia tapi tetap relevan dengan musik sekarang. Aku sempat berkali-kali ganti konsep sampai akhirnya menemukan bagian yang pas untuk membuat lagu ini berbeda dari versi sebelumnya," katanya.
Dalam proses produksi, Rafael bekerjasama dengan Kamga sebagai vocal director yang membantu menggali interpretasi vokal yang lebih dewasa dan jujur. Lagu ini direkam di Roemah Iponk, dengan proses mixing dan mastering oleh Irene Edmar, menghadirkan kualitas audio yang hangat dan relevan untuk pendengar masa kini.
Single ini juga menjadi pintu pembuka menuju proyek EP atau album solo Rafael Tan, yang akan menampilkan sisi personal, reflektif, dan musikal yang lebih matang.
Baca Juga :
Bernadya Takut Bahagia di Album Terbarunya
"Harapan aku sederhana, lagu ini bisa kembali punya tempat di hati pendengar, baik yang ingin bernostalgia dengan masa SMP atau SMA, maupun pendengar baru yang baru mengenal aku," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News