Band Naif (Foto: MI/RAMDANI)
Band Naif (Foto: MI/RAMDANI)

Jarwo Telah Daftarkan Hak Paten Naif

Hiburan naif band
Sunnaholomi Halakrispen • 23 Oktober 2021 13:00
Jakarta: Gitaris Naif, Jarwo, menegaskan bahwa grup musiknya tidak bubar dan masih dipertahankan. Dia pun telah mendaftarkan sendiri hak atas kekayaan intelektual (HAKI) alias hak paten untuk nama brand Naif.
 
"Setelah gonjang ganjing kemarin, gue ngobrol sama pengacara, akhirnya didaftarkan nama Naif untuk HAKI, pakai nama gue dulu. Setelah namanya dapat, semua orang yang ada haknya di brand Naif ini kebagian haknya," ungkap Jarwo kepada wartawan.
 
Kuasa hukum Jarwo, Ramdan Alamsyah, menjelaskan bahwa kliennya telah mantap untuk proses pembuatan hak paten Naif. Rencana tersebut pun didukung oleh eks vokalis Naif, David.
 
"Prinsip mendapatkan dukungan dari David sebagai vokalis untuk diteruskan yang kemudian kami mengamankan. Karena ketika band bubar tinggal Mas Jarwo, nanti banyak orang mengklaim menggunakan nama Naif," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ramdan mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan dokumen terkait kepada DJKI Kemenkumham (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia). Dalam hal ini, untuk mendaftarkan hak paten untuk nama brand Naif dan kegiatan bermusik.
 
"Gue sebenarnya memang sudah bagi-bagi haknya. Dibantu juga buat ke HAKI. Tapi setelah itu didaftarkan, ada surat keberatan dari Emil dan Pepeng, dengan alasannya itikad tidak baik," tutur Jarwo.
 
"Gue mikirnya, 'Kok gue diginiin ya, jadi salah lagi'. Akhirnya kita bakal masukin surat gugatan. Kalau diterima, alhamdulillah. Kalau enggak, Naif bisa lepas lagi ya gue belum tau. Soalnya masih harus konsultasi ke depannya," tambahnya.
 
Di sisi lain, terkait dengan rumah yang merupakan aset miliki Naif, Jarwo menekankan rencana menjualnya. Namun, masih ada hal-hal yang harus diselesaikan.
 
"Tadinya mau dijual tapi suratnya belum dibalik nama, masih atas nama penjualnya. Berhubung suratnya hilang, kita mau urus lagi ke polisi. Mau di-buy back tapi prosesnya belum selesai. Kalau itu sudah selesai, mau dibagi sama rata lah hasil penjualannya," pungkasnya.
 
(PEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif