As Long As adalah keresahan Heidi melihat fenomena banyaknya perempuan yang sering dituntut melakukan ekspektasi berlebihan dan dituntut harus sempurna. Hal itu terjadi juga ketika Heidi terjun di dunia musik.
"Sebagai individu yang kreatif dan berbeda saya selalu dibandingkan atau dipaskan dengan standar yang ada di masyarakat, yang sebetulnya hal tersebut dibentuk dari sekelompok individu dalam lingkungan kita yang menuntutnya untuk berubah," kata Heidi dalam keterangan tertulisnya.
"As long as I wil be me, dalam artian jangan suruh-suruh saya dan jangan ubah-ubah, karena saya mau menjadi diri sendiri," lanjutnya.
As Long As dibuat langsung oleh Heidi dengan dibantu oleh sejumlah musisi dari Passion Vibes (Abe Belanegara & Abraham Edo) dan Tommy Utomo. Heidi sedikit melakukan eksperimen di lagu ini dengan nada pure folk dan sedikit lebih country.
Penyanyi yang pernah menjadi nomine AMI Awards 2018 kategori karya produksi Folk/Country/Balada Terbaik ini sengaja menulis lagu dalam lirik bahasa Inggris agar bisa mengungkapkan perasaan dengan lebih jujur dan lebih berhati-hati dalam memilih diksi. Puteri musisi Donny Aryanto ini pun mendedikasikan lagu As Long As untuk orang-orang yang tertekan, minoritas dan para perempuan yang bernasib sama dengan dirinya.
"Saya dedikasikan lagu ini kepada orang orang yang tertekan, minoritas, perempuan, misfits, musician, dykes, simply siapapun yang dibuat merasa oleh lagu ini, no matter the age, background, race. This song is to represent all," ujar musisi 21 tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News