Jumpa pers Pagelaran Sabang Merauke (Foto: dok. megapro)
Jumpa pers Pagelaran Sabang Merauke (Foto: dok. megapro)

Pagelaran Sabang Merauke Kembali Digelar, Kikan Namara Selalu Sulit Menahan Keharuan

Elang Riki Yanuar • 29 Oktober 2022 21:54
Jakarta: Setelah sukses digelar di Yogyakarta dan Jakarta, pementasan seni bertajuk Pagelaran Sabang Merauke kembali diadakan bulan November 2022. Berbeda dengan acara sebelumnya, Pagelaran Sabang Merauke kali ini dihelat untuk penonton umum.
 
Pagelaran Sabang Merauke bakal digelar di Ciputra Artpreuner, Jakarta pada 12 dan 13 November 2022. Kikan Namara yang berperan sebagai music director dan penyanyi utama mengaku selalu tak kuas menahan air mata haru setiap kali tampil di acara ini.
 
Acara Pagelaran Sabang Merauke memang menghadirkan sejumlah ragam budaya tradisional yang ada di Indonesia. Mulai dari lagu ada, tarian adat, pakaian hingga senjata tradisional yang tersebar di Nusantara. Hal itulah yang membuat Kikan selalu merinding membayangkan betapa kayanya khasanah budaya milik Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena itulah, vokalis band Cokelat ini tak pikir panjang ketika ditawari dua peran sekaligus. Sehingga dia bisa menyelami kebudayaan dan lagu tradisional di berbagai daerah Indonesia. Dia juga merasa tertantang ketika menyeleksi lagu adat mana yang akan ditampilkan di panggung..
 
"Tantangan saat memutuskan lagu apa yang saya anggap mewakili satu provinsi, ini tantangan besar. Alhamdulillah kita sebagai bangsa Indonesia punya lagu-lagu populer. Saya sejak awal mau berkomitmen pertunjukan ini jangan terlalu lama, setiap daerah harus sama porsinya, jadi saya harus riset apa sih pesan dari setiap lagunya," kata Kikan.
 
Acara yang diusung oleh iForte yang berkolaborasi dengan BCA ini menyajikan 22 lagu daerah yang berisikan 21 lagu daerah dan satu lagu nasional. Acara ini menghadirkan enam penyanyi nasional, 46 musisi tradisional dan modern serta 144 penari profesional.
 
"iForte bersama BCA menyelenggarakan kembali Pagelaran Sabang Merauke dengan tujuan agar masyarakat memiliki kesempatan menyaksikan secara langsung kemegahan karya-karya leluhur bangsa ini. Nilai lebih dari pagelaran ini ialah dalam satu pertunjukkan masyarakat dapat menyaksikan kekayaan budaya leluhur dari Sabang sampai Merauke dipentaskan oleh para seniman berkualitas lintas generasi secara spektakuler," kata Wakil Presiden Direktur iForte, Silvi Liswanda.
 
Sebelum pertunjukan dimulai, para penonton akan disambut prosesi Palang Pintu khas budaya Betawi yang merupakan simbolisasi Jakarta sebagai tuan rumah. Pementasan juga menggandeng rangkaian busana disiapkan oleh berbagai desainer kenamaan seperti Era Sukamto, Ivan Gunawan, Iwan Tirta Private Collection, Ghea Panggabean, Denny Wirawan, Danny Satriadi, Priyo Oktaviano, Griya Ageman, Sanggar Kancil Art, Opi Bachtiar, Levico Butik, Laxmi Tailor, Rinaldi A. Yunardi, Stella Sudjasmin, dan Bagas Nitorang.
 
"Banyak hal yang kami tingkatkan untuk membuat pertunjukkan ini jadi lebih baik. Tata panggung akan mengusung konsep Nusantara yang lebih glamour dengan tampilan multimedia yang lebih mewah. Lalu di wilayah koreografi dan busana juga kami sempurnakan agar nuansa persatuan Indonesia semakin kental terasa," kata Sutradara Pagelaran Sabang – Merauke Rusmedi Agus
 
Selain dapat menikmati seni pertunjukan di panggung utama, para pengunjung Pagelaran Sabang – Merauke juga akan diajak menyelami keragaman budaya Nusantara melalui cultural fair yang berlangsung di luar area pertunjukan. Ada juga festival UKM pilihan untuk membangkitkan semangat kebanggaan terhadap produk anak bangsa.
 
Pagelaran Sabang-Merauke bisa ditonton masyarakat umum dengan tiket seharga Rp 100.000 yang bisa dibeli di Tiket.com dan Blibli.com.
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif