Band Wali (Foto: dok. nagaswara)
Band Wali (Foto: dok. nagaswara)

Wali Pasrah Lagu Barunya Dikaitkan dengan Kasus Ferdy Sambo

Elang Riki Yanuar • 02 September 2022 20:59
Jakarta: Band Wali kembali merilis lagu terbaru berjudul "Kamu Bohong". Di lagu ini, Wali coba tampil berbeda dari kebiasaan lagu mereka sebelumnya.
 
Di lagu "Kamu Bohong", Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard) dan Tomi (drum) menghadirkan musik pop melayu era 1980an hingga 1990an. Musik pop melayu yang melankolis ini sekaligus mengingatkan pada perjalanan pertama Wali ketika debut pada 2008.
 
"Kata orang kan Wali itu basic atau genre-nya Melayu alias Lokal Pop Kreatif. Padahal, Melayu-melayu juga. Wacana tersebut menambah semangat kami untuk kembali menyajikan karya atau produk yang mengarah kepada Melayu. Ditambah kami senang juga Melayu naik lagi. Tapi apa pun persepsi orang tentang Melayu, ada kebanggaan disitu karena Indonesia rasnya Melayu," kata Apoy di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lagu "Kamu Bohong menceritakan tentang sesuatu kejadian yang tidak sesuai fakta. Siapa pelakunya, tapi siapa yang kemudian merasa menjadi korban. Ada yang selingkuh, tapi sebaliknya pasangannya-lah yang dituduh selingkuh.
 
"Seperti orang yang ‘playing victim’. Sebelumnya, lagu-lagu WALI itu lebih mengarah kepada frase-frase yang positif. Maksudnya adalah bagaimana cinta berbalas cinta, suka berbalas suka. Tapi, kali ini kami mencoba memberikan dinamika baru dalam frase-frase Wali, yaitu suka tidak berbalas suka. Ada berbau negatifnya; cinta tidak berbalas cinta," jelas Apoy.
 
"Intinya, kebohongan itu adalah akar dari segala dosa. Tolong jangan sekali-kali berbohong, karena nantinya akan diikuti oleh kebohongan berikutnya. Pahami, akar rumput dosa itu adalah bohong. Ini untuk individu, baik mikro atau makro juga kolektif," tambahnya.
 
Ketika dirilis, banyak penggemar mengaitkan lagu baru Wali ini dengan kasus penembakan Brigadir Yosua yang diotaki Irjen Pol Ferdy Sambo. Seperti diketahui, kasus penembakan Yosua awalnya disebut akibat baku tembak. Namun, kejadian itu ternyata skenario kebohongan yang dilakukan Ferdy Sambo. Mantan Kadiv Propam itu sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
 
Apoy sebagai pencipta menegaskan kaitannya dengan peristiwa itu. Lagu tu disebut Apoy diciptakan beberapa bulan sebelum kasus penembakan Brigadir Yosua. Namun, jika ada yang ingin mengaitkan lagunya dengan kasus itu, Apoy tak mau mempermasalahkan.
 
"Kalau ada yang menghubung-hubungkan dengan kejadian heboh saat ini, monggo aja. Yang penting kami tidak pernah mau ikut-ikutan sesuatu hal yang kami tidak paham. Ada orang lain yang lebih paham soal itu. Sangat kebetulan saja kami mengeluarkan lagu ini dan dikaitkan dengan kejadian menghebohkan sekarang," paparnya.
 
Yang jelas, lagu ini disebut Apoy menjadi pembuktikan jika Wali tetap bisa berkarya meski mereka juga disibukkan denan syuting sinetron striping. Apoy menegaskan mereka tetaplah musisi.
 
"Kami ingin memberi tahu kalau Wali tetap eksis sekalipun sibuk syuting sinetron. Jangan khawatir, kami tetap anak band," tutup Apoy.
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif