Ramengvrl (Foto: Juni Records)
Ramengvrl (Foto: Juni Records)

Libatkan Sejumlah Produser dan Kolaborator Mancanegara, Ramengvrl Rilis Album Perdana

Hiburan musik indonesia Musik Indie Ramengvrl
Agustinus Shindu Alpito • 20 November 2020 09:44
Jakarta: Rapper perempuan asal Jakarta, Ramengvrl, merilis album perdana bertajuk Can't Speak English. Album ini terdiri dari 10 track, dengan melibatkan kolaborator mancanegara.
 
Beberapa nama internasional yang terlibat dalam album ini antara lain rapper Amerika-Korea Ted Park pada track Look At Me Now, Sihk pada track The Emo Song, penyanyi Amerika Serikat Inayah dalam lagu Go Get Dat B, dan penyanyi Thailand Pyra untuk lagu Foreign.
 
Ramengvrl juga melibatkan produser dunia dalam album ini, antara lain Roark Bailey (pernah memproduseri Post Malone), Omega (pernah memproduseri Iggy Azalea), Swede of 808 Mafia (pernah memproduseri Lil Wanye, DJ Khaled), hingga Cassius Jay (pernah memproduseri Cardi B, Justin Bieber).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soal pemilihan judul album, Ramengvrl membuat sebuah metafor, bahwa setiap orang ingin menjadi sesuatu yang mungkin untuk diraihnya penuh dengan keterbatasan.
 
Kita semua mungkin tidak berbicara dalam bahasa Inggris awalnya, tapi itu bukan penghalang untuk kita tetap berkarya. Kalian bisa menjadi siapapun yang kalian mau, jangan sampai tekanan sosial ataupun keraguanmu sendiri menghalangi kalian mencapai mimpi yang kalian cita-citakan,” ujar Ramengvrl.
 
Can't Speak English dirilis di bawah Juni Records dan label asal Amerika Serikat, Empire. Empire sendiri merupakan label dan distributor musik yang telah menangani sejumlah nama besar, antara lainIggy Azalea, Tyga, Busta Rhymes, Snoop Dogg, XXXTENTACION, Anderson. Paak, dan Adam Lambert.
 
“Saya senang akhirnya bisa mempersembahkan album ini ke semuanya. Kisah perjalanan saya ada semua di dalam album ini dari apa yang telah saya lewati, momen dimana saya senang dan juga momen dimana saya merasa sedih terhadap hidup. Ini adalah sebuah album dimana orang akan mengenal saya lebih dalam. Tapi di sisi yang lain saya sangat berharap album ini juga bisa menjadi sebuah pegangan bagi yang mendengarkan. Saya yakin semua orang bisa relate dengan kisah yang saya ceritakan lewat lagu-lagu pada album ini. Konsep dari Can’t Speak English adalah kalian bebas untuk menjadi siapapun yang kalian mau, dan kalian bisa membuat itu jadi kenyataan -embrace your identity and don’t worry about making mistakes. Kita tentunya punya momen dimana kita ragu tapi jangan sampai itu menghalangi kita dalam menggapai mimpi kita,” jelas Ramengvrl mengenai album perdananya.
 
Nama Ramengvrl mulai naik ke permukaan pada 2016 lalu lewat singel I'm Da Man. Pada 2019, dia merilis mixtape bertajuk Bethany.
 

 
(ASA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif