Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Ilustrasi (Foto: Getty Images)

Festival Musik Musikologi Berakhir RIcuh, Penyelenggara Angkat Bicara

Hiburan festival musik
Dhaifurrakhman Abas • 02 Desember 2019 20:11
Jakarta: Penyelenggara membenarkan telah terjadi kerusuhan di konser Musikologi yang digelar di Plaza Timur Senayan, Jakarta pada Sabtu 30 November 2019 malam. Hal itu mereka ungkapkan lewat media sosial Instagram.
 
"Mohon maaf baru mengeluarkan klarifikasi, sebab kami harus mengumpulkan data menenangkan diri, dan harus memastikan keselamatan rekan-rekan panitia yang diburu oleh oknum penonton. Kami membenarkan terjadi kerusuhan di akhir acara Musikologi 2019 (Panggung Merah)," tulis Musikologi lewat akun @musikologi_.
 
Menurut penyelenggara, kerusuhan bermula karena penonton kecewa jadwal konser tidak berjalan dengan sempurna dan terlambat. Hal itu lantaran salah satu band pembuka di panggung merah, Jonkoppings, tidak sengaja menghapus data soundcheck untuk band yang tampil berikutnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menyebabkan beberapa data soundcheck artis (The Panturas, The Sigit, Seringai, Feel Koplo) hilang dan harus soundcheck ulang sebelum naik panggung dengan waktu terbatas," paparnya.
 
Tak sampai di situ. Sebelum acara kelar, kelistrikan di panggung merah mendadak dimatikan pihak keamanan setempat tanpa izin dari penyelenggara Musikologi 2019. Alhasil beberapa band yang ditunggu-tunggu penonton gagal tampil malam itu.
 
"Secara mengejutkan pihak oknum keamanan melakukan sabotase terhadap genset kami. Padahal sebelumnya sudah kami beritahu sangat beresiko melakukan hal tersebut dan akan menimbulkan kerusuhan," paparnya.
 
Perkiraan tersebut rupanya benar terjadi. Amukan massa tak terhindarkan setelah brberpaa menit kelistrikan dipadamkan. Sebagian oenonton naik ke atas panggung untuk melakukan protes terhadap panitia. Sementara lainnya menjarah beberapa peralatan musik yang ada di dekat panggung
 
"Beberapa menit kemudian panitia berhasil menyalakan genset dan lighting, sound, alat kembali menyala tapi beberapa penonton sudah ada yang melakukan penjarahan ke panggung dan backstage artis karena melihat salah satu crew artis yg sedang berbenah sehingga diduga vendor sudah selesai. Padahal yang sedang menggulung kabel dan merapihkan alat adalah crew artis," ungkap penyelenggara.
 
Hal serupa juga terjadi di panggung panggung putih. Massa mengamuk karena band fourtwnty gagal naik ke atas panggung lantaran jadwal konser tertunda satu jam. Hal itu disebabkan hujan deras dan genangan air.
 
"Hal lain yang menyebabkan batalnya Fourtwnty main adalah kedatangan salah satu artis yang disebabkan padatnya komplek senayan karena berlangsung lebih dari 3 acara besar pada hari itu sehingga kami tak bisa mebooking area parkir untuk artis. Batalnya Fourtwnty main juga karena seluruh crew harus berangkat ke Bali pada dini hari, sementara acara di panggung putih akan selesai 00.30," lanjutnya.
 
Penyelenggara mengakui kesalahannya karena jadwal acara berjalan molor akibat hujan dan kesalahan teknis. Namun mereka kecewa dengan pihak keamanan yang melakukan sabotase terhadap sistem kelistrikan.
 
"Hal yang membuat kami kecewa pihak oknum keamanan yang tak kami kenal pergi begitu saja seolah tak bersalah, sampai polisi yang membubarkan kerusuhan tersebut. Memang 'molor'nya acara adalah sebuah kesalahan. Tapi sepengetahuan kami pihak keamanan hotel sultan tak berhak melakukan sabotase tersebut ataupun mengambil keputusan yang vital seperti itu tanpa konsultasi ke pihak berwajib," katanya.
 
Lebih lanjut, penyelenggara Musikologi 2019 melontarkan permintaan maaf terhadap semua pihak atas insiden yang terjadi. Mereka juga meminta penjarah segera mengembalikan barang-barang yang dicuri tersebut.
 
"Kami adalah contoh kegagalan dari penyelenggara event musik. Kami akan langsung melakukan evaluasi, bertanggung jawab, dan mengembalikan kepercayaan semampu kami. Segala jenis kerusakan dan kehilangan yg terjadi dengan vendor panitia akan tanggung jawab penuh,"
 
"Bagi mereka yang melakukan penjarahan (alat band, HT, laptop, dll) jika dalam 2x24 jam terhitung dari penjelasan ini keluar tidak melakukan pengembalian maka akan kami laporkan ke pihak yang berwenang dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sebab Seluruh tiang lampu Parkir Plaza Timur dilengkapi dgn CCTV. Bila ingin melakukan pengakuan silahkan hubungi: 082210526833," tandas penyelenggara .

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif