Michael Learns To Rock (Foto: Antara/M Adimaja)
Michael Learns To Rock (Foto: Antara/M Adimaja)

MLTR Jawab Kemungkinan Buat Lagu Berbahasa Indonesia

Agustinus Shindu Alpito • 20 Januari 2016 20:30
medcom.id, Jakarta: Grup musik asal Denmark, Michael Learns To Rock (MLTR) akan kembali datang ke Indonesia, menggelar tiga konser di tiga kota pada Februari 2016. 
 
Tiga kota yang akan mereka sambangi yakni, Solo (11 Februari), Jakarta (13 Februari), dan Surabaya (15 Februari). Kedatangan mereka tidak lepas dari momen Hari Valentine yang dirayakan pada 14 Februari. 
 
Meski ini bukan kali pertama MLTR tampil di Indonesia, grup yang dikenal melahirkan lagu-lagu cinta itu tidak serta-merta mengulang penampilan mereka yang sudah-sudah. 

"Tentunya yang berbeda dari konser kami mendatang adalah song list kami. Energi audiens juga selalu berbeda-beda. Kami juga akan membawakan lagu baru, singel baru, itu yang jadi pembeda," kata Kare Wanscher, personel MLTR, saat dihubungi Metrotvnews.com.
 
Wanscher menceritakan bahwa lagu baru MLTR masih bertema cinta yang dibalut dengan musik balada. 
 
Indonesia memang memiliki kedekatan tersendiri dengan MLTR. Hampir semua hit MLTR populer di Indonesia. Selain itu, animo masyarakat Indonesia terhadap aksi panggung MLTR selalu tinggi.
 
Menengok ke belakang, tepatnya pada 1995, MLTR membuat video musik singel Someday di Pantai Padang-Padang, Bali. Ini menjadi contoh bahwa ada kedekatan yang terjalin cukup lama antara Indonesia dan MLTR. 
 
Melihat fenomena itu, bukan tidak mungkin bila MLTR kembali membuat video musik di Indonesia, atau bahkan merekam lagu dengan Bahasa Indonesia. 
 
"Kami punya relasi yang kuat dengan orang Indonesia. Tentu saja mereka adalah fans yang berarti bagi kami. Kami belum memiliki rencana untuk syuting video musik di sana, tetapi bukan tidak mungkin akan membuat itu," jelas Wanscher.
 
Soal membuat lagu dalam lirik Bahasa Indonesia, Wanscher mengaku, hal itu selalu dinanti oleh penggemarnya dari berbagai negara.
 
"Itu pertanyaan yang sering ditanyakan kepada kami. Sayangnya kami tidak menguasai Bahasa Indonesia, tetapi bukan tidak mungkin," katanya.
 
Membuat lagu dengan bahasa sesuai bahasa induk basis penggemar yang tinggi adalah strategi bagi para musisi untuk membangun kedekatan emosional. Sejauh ini, tercatat beberapa musisi asing pernah merilis lagu berbahasa Indonesia, antara lain David Bowie dan Arkarna.
 
Bowie membawakan Don't Let Me Down & Down yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Jangan Susahkan Hatiku. 
 
Lagu itu terdapat dalam album Black Tie White Noise (1993). Sedangkan, grup musik asal Inggris, Arkarna, merilis lagu Kebyar Kebyar yang diciptakan Gombloh. Kebyar Kebyar versi Arkarna dirilis pada Agustus 2015, bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan Indonesia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan