Jakarta: Soyeon i-dle menghadirkan sisi berbeda lewat lagu solo terbarunya, I’m gonna TOESA (Narr. KIAN84). Lagu yang dirilis pada 7 September 2026 ini menjadi title track dari album penuh pertamanya, What a Wonderful Life. Mengusung tema resign dari pekerjaan, Soyeon justru membawa pesan tentang keberanian menikmati hidup di masa sekarang.
Judul I’m gonna TOESA berasal dari kata Korea “퇴사” (toesa) yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan. Namun, menurut Soyeon, lagu ini tidak semata-mata membahas keputusan untuk resign.
Soyeon menyebut lagu tersebut sebagai bentuk “romansa untuk berhenti” atau romance of quitting. Baginya, inti lagu adalah keberanian untuk tidak terus-menerus mengorbankan kebahagiaan saat ini hanya demi memikirkan masa depan.
Lirik I’m gonna TOESA menggambarkan seseorang yang sudah terlalu lama bertahan dalam pekerjaan. Setelah berkali-kali menahan diri, ia akhirnya memutuskan mengemasi barang dan meninggalkan tempat kerja tanpa menoleh ke belakang.
Makna Lagu I’m gonna TOESA
Makna utama lagu I’m gonna TOESA adalah memilih kehidupan yang ingin dijalani daripada terus terjebak dalam rutinitas yang melelahkan.
Soyeon menggambarkan bahwa setelah berhenti bekerja, seseorang akhirnya memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang selama ini tertunda. Dalam lagu, ia membayangkan bisa makan bersama teman, tidak lagi membatalkan janji karena pekerjaan, bepergian, hingga mengejar berbagai impian pribadi.
Liriknya juga menyebut sejumlah bucket list, seperti berkeliling dunia, menjadi penulis novel, dan bisa bernyanyi dengan perasaan lebih bebas.
I’m gonna TOESA menjadi salah satu gambaran paling jelas dari konsep album What a Wonderful Life. Melalui album tersebut, Soyeon ingin menunjukkan dirinya secara lebih jujur, termasuk berbagai perasaan dan pemikiran sehari-hari yang selama ini mungkin tidak terlihat di depan publik.
Dengan demikian, lagu I’m gonna TOESA bukan sekadar anthem untuk orang yang ingin resign. Lagu ini berbicara tentang keberanian menentukan apa yang membuat hidup terasa berarti, meski keputusan tersebut mungkin membawa ketidakpastian.
(Annisa Julinah)