Grup Rudal Timur (Foto: instagram)
Grup Rudal Timur (Foto: instagram)

Terinspirasi Warkop DKI, Grup Komika Rudal Timur Rilis Single Perdana

Elang Riki Yanuar • 29 Agustus 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Rudal Timur debut musik lewat single RUTIM yang terinspirasi Warkop DKI, grup komedi yang juga dikenal melalui lagu dalam film-filmnya.
  • Terinspirasi Warkop DKI, Rudal Timur merilis RUTIM sebagai langkah awal memperluas karya dari komedi dan konten digital ke industri musik.
  • Setelah meraih sekitar 50 juta tayangan dalam enam bulan, Rudal Timur memperluas kiprah dengan merilis RUTIM dan menyiapkan film.
Jakarta: Grup komika dan konten kreator Rudal Timur resmi memperluas kiprahnya ke industri musik Tanah Air. Mereka memperkenalkan single perdana bertajuk "RUTIM" yang menjadi langkah awal untuk menghadirkan karya kreatif dalam format berbeda.
 
Founder Rudal Timur, Joana Kania, mengungkapkan bahwa perjalanan Warkop DKI menjadi salah satu inspirasi di balik keputusan tersebut. Grup komedi legendaris itu dikenal tidak hanya lewat film dan lawakan, tetapi juga melalui lagu-lagu yang hadir dalam sejumlah karya mereka.
 
"Aku melihat beberapa dekade itu yang ngeluarin lagu untuk grup komedi itu kan Warkop DKI. Cuma kan kita harus meregenerasi sesuatu yang baik. Jadi kami terinspirasi Warkop DKI," ujarnya.

Menurut Joana, Rudal Timur ingin membawa semangat serupa ke generasi saat ini dengan pendekatan yang lebih sesuai dengan perkembangan industri hiburan dan media digital. Musik pun dipandang sebagai medium baru untuk memperluas jangkauan karya mereka.
 
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan Rudal Timur dalam mengembangkan ekosistem kreatif. Setelah merilis "RUTIM", mereka berencana merintis label musik independen yang dapat menjadi ruang bagi talenta lintas daerah untuk berkolaborasi.
Rudal Timur terdiri dari Kristianus Sodho, Reinold R. Lawalata, Simson Yermia Libing, dan Yohanis Pangkey. Keempatnya memiliki latar belakang dari Indonesia Timur, termasuk Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.
 
Sebelum terjun ke musik, Rudal Timur lebih dulu membangun nama melalui konten komedi di media sosial. Dalam waktu sekitar enam bulan, mereka berhasil mengumpulkan sekitar 50 juta tayangan di berbagai platform.
 
Joana menegaskan Rudal Timur sejak awal tidak hanya dibentuk sebagai kelompok yang mengejar popularitas. Mereka ingin menjadikan kreativitas sebagai sarana untuk menyebarkan energi positif sekaligus membuka ruang kolaborasi.
 
"Rudal Timur dibentuk tidak hanya sebagai grup komika dan konten kreator, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi terbuka untuk menyebarkan energi positif melalui tawa dan canda yang cerdas serta menghibur. Kami berfokus menyajikan pesan bermakna di balik setiap konten. Kami sangat terbuka terhadap masukan, saran, dan kritik membangun dari masyarakat di seluruh platform media sosial demi menghadirkan karya yang semakin berkualitas," ujar Joana Kania.
 
Dalam penggarapan "RUTIM", Rudal Timur menggandeng Komunitas Mantra Timur. Kolaborasi tersebut menghadirkan perpaduan lirik, karakter vokal, dan aransemen musik modern yang menjadi warna tersendiri bagi single debut mereka.
 
Mantra Timur sendiri merupakan wadah ekspresi generasi muda yang bergerak di berbagai bidang seni, mulai dari musik, lukis, teater, hingga tari. Komunitas tersebut membawa slogan “Membaca Jejak, Merawat Makna” dalam setiap aktivitas kreatifnya.
Proses penciptaan "RUTIM" juga melibatkan banyak talenta. Lagu tersebut diciptakan secara kolaboratif oleh Andreas Jengkui Nofrianto Liefofid atau UNCLE 2NG, Ignasius Nong Tuda atau NONGIZ, Agustinus Aroebasa Nauw atau $uga, Stepi Afloubun atau Etanflo, Kristianus Sodho, Reinold R. Lawalata, Yohanis Pangkey, dan Simson Yermia Libing.
 
Sementara itu, aransemen musik dikerjakan oleh Mateus Angelius Ndae atau AnjelloMN, Ignasius Nong Tuda atau NONGIZ, serta Yakobus Ola Manuk atau Ade Jeee. Proses mixing dan mastering kemudian ditangani oleh Ignasius Nong Tuda atau NONGIZ.
 
Di sisi lain, Rudal Timur membawa misi untuk memperkenalkan wajah Indonesia Timur melalui karya kreatif. Mereka ingin mengangkat potensi pariwisata, budaya, dan seni dari wilayah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia Timur memiliki banyak talenta yang mampu bersaing di industri nasional.
 
Tidak berhenti pada single, Rudal Timur juga tengah mempersiapkan langkah lain di industri hiburan. Joana mengungkapkan mereka bersiap membuat film Rudal Timur dengan melibatkan aktor lain. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perjalanan grup ke berbagai medium hiburan.
 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA