Musisi 35 tahun ini memiliki nama asli Adam Richard Wiles. Ketika memulai karier di dunia musik, dia menggunakan moniker "Calvin Harris".
Pada awal kariernya, dia tidak keberatan penggemar memanggilnya Calvin. Tapi sekarang, disjoki 35 tahun ini justru membenci nama panggungnya karena merasa orang tidak sedang berbicara dengan dia yang sebenarnya.
"Sangat mengerikan dan itu bukan nama saya. Di awal karier saya, ketika orang-orang pertama kali bertemu, saya membiarkannya. Itu semacam panggilan," kata Calvin Harris.
Perihal nama Calvin Harris, pria asal Skotlandia ini pernah menjelaskan asal muasal nama itu dia gunakan di dunia musik. "Singel pertamaku lebih banyak lagu soul, dan aku pikir 'Calvin Harris' terdengar lebih ambigu secara rasial. Maksudnya aku pikir orang mungkin tidak tahu apakah aku orang kulit hitam atau bukan. Setelah itu, aku terjebak dengan itu," jelas Calvin dalam sebuah wawancara.
Setelah merengkuh popularitas, disjoki termahal dunia ini semakin tidak menyukai nama panggungnya sendiri. Dia bertekad menolak dan tidak akan membiarkan orang memanggilnya "Calvin" yang dia sebut sebagai alter egonya.
"Maaf ini terdengar konyol, Anda sedang berbicara dengan alter ego saya. Sejak hari itu aku seperti, aku tidak peduli jika Anda berpikir (Calvin Harris) itu sebuah nama panggilan atau bukan. Itu bukan namaku," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News