Tentang Zephyr, Album Debut NIKI
NIKI (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)
Jakarta: NIKI menjadi kiblat baru bagi musik R&B dan melaju bukan saja di ranah lokal, tetapi juga dunia. Prestasi ini seolah mengulang apa yang dilakukan Brian Imanuel yang kini tenar dengan nama panggung Rich Brian setelah bergabung dengan label musik berbasis di Amerika Serikat 88rising. Sejak tahun lalu, NIKI mulai bermusik di bawah label 88rising dan berhasil menelurkan album mini perdana bertajuk Zephyr.

Lewat Zephyr, NIKI ingin menunjukkan refleksi diri ketika tumbuh bersama musik R&B.

Aku ingin membuat seperti cerminan siapa diriku, seperti jalurku, aku tumbuh dengan musik R&B," papar dara asal Jakarta ini di Hotel Sheraton, Gandaria, Jakarta, belum lama ini. 

"Aku ingin memastikan elemen itu ada di album dan aku merasa aku melakukannya dalam chord-nya, melodinya, struktur musiknya, aku ingin itu seperti lebih banyak di genre R&B. Aku juga pingin ada elemen pop, jadi orang bisa suka," sambung NIKI.

Berada pada jalur R&B tidak melupakan akar musik NIKI yang sempat meraup popularitas melalui platform YouTube dengan konten covering lagu bernuansa pop akustik. Baginya, musik pop punya pengaruh besar dalam musikalitas NIKI. "Aku rasa musik pop lebih mudah untuk didengarkan dan orang lebih suka pop. aku ingin mengawinkan keduanya bersama," ucap NIKI.

Album Zephyr merupakan album mini perdana NIKI di bawah label 88rising. Album ini dirilis 23 Mei 2018 dan memuat delapan buah lagu di antaranya Newsflash!, Say My Name, Friends, Spell, Vintage, Dancing with the Devil, Pools dan Around. Sebagai perkenalan album, singel Vintage dilepas lebih dulu pada 2 Mei 2018.

NIKI menceritakan, inspirasi album ini diambil dari kisah asmara kawula muda. Tema itu dirasa lebih mudah lantaran bersinggungan dengan kehidupan semua orang.

"Sejujurnya Zephyr bercerita tentang cinta anak muda. Aku menulis tentang cinta karena merupakan hal yang paling mudah. Aku rasa itu bisa berhubungan dengan siapa saja. Itu sangat merepresentasikan aku sebagai seorang musisi dan aku merasa seperti berada dalam delapan lagu tersebut. Sangat merepresentasikan siapa diriku sebagai seorang musisi pada titik ini dalam hidupku."

"Ya, inspirasi untuk Zephyr itu tentang percintaan anak muda, mimpi, dan seperti siapa diriku sebagai seorang musisi," pungkas penyanyi berusia 19 tahun itu.






(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id