Kimokal Berangkat ke SXSW Tanpa Bantuan BEKraf
Kimokal tampil dalam jumpa pers terkait keberangkatan mereka ke SXSW 2018, di kantor Double Deer, Jakarta Setalan, Jumat, 9 Maret 2018 (Foto: Dok. Kimokal)

Jakarta: Setelah batal berangkat ke festival seni dan budaya South by Southwest (SXSW) pada tahun lalu, akhirnya grup musik Kimokal jadi berangkat tahun ini.

Kimokal bisa dikatakan beruntung, setelah batal tampil di festival yang menghadirkan musisi dari seluruh dunia itu, pihak penyelenggara tetap menginginkan Kimokal tampil di sana. Akhirnya duo yang terdiri dari Kimo dan Kallula itu mendapat “tiket khusus” untuk bisa kembali mendapat kesempatan tampil.

“Pada 2017 kami jadi kandidat. saat itu kami dapat opportunity dari James Minor (pihak SXSW), terus kami submit lewat BEKraf (Badan Ekonomi Kreatif). Tetapi pada tahun itu ada beberapa hal yang bikin kami enggak berangkat. Karena tahun lalu enggak berangkat, terus James kontak lagi menawarkan Kimokal main di sana. Kami dapat privilege (hak istimewa) untuk submit meski pendaftaran sudah ditutup,” kata Kimo dalam jumpa pers yang digelar di kantor Double Deer yang tertelat di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada Jumat, 9 Maret 2018.



Belajar dari pengalaman tahun lalu, kali ini persiapan Kimokal lebih matang. Mereka kini tidak bergantung pada dana dan dukungan BEKraf. Kimokal merasa bantuan dari BEKraf tidak efektif, dalam hal ini soal fleksibilitas pendanaan. Pada tahun lalu, jika Kimokal ingin mendapat dukungan dana dari BEKraf, mereka tidak diperbolehkan menggunakan sponsor lain. Padahal, dana yang diberikan BEKraf terbatas soal penggunaannya.

“Tahun lalu sebenarnya submit lewat BEKraf. Tetapi ada beberapa aturan kerjasama yg tidak win-win solution. Kemarin ada potensial sponsor, tetapi enggak diizinin BEKraf. Tahun ini kami enggak via BEKraf."

“Harapan gue ke depan BEKraf harus support orang-orang seperti kami lebih jauh. Sudah saatnya mereka kasih oppurtunity lebih besar dan melek mata.”

Pada pekan lalu, persoalan dukungan dana dari BEKraf untuk SXSW sempat muncul ke publik. Adalah Efek Rumah Kaca (ERK), grup musik yang turut menjadi delegasi Indonesia untuk tampil di SXSW, menolak menggunakan anggaran dana dari BEKraf. ERK mempermasalahkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran dana dari BEKraf. Akhirnya, ERK memilih untuk berangkat ke SXSW dengan dana swadaya. 

Kimokal dijadwalkan tampil di Russian House pada 17 Maret 2018. SXSW sendiri digelar pada 9-18 Maret 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Dalam kunjungannya ke SXSW, Kimokal bekerjasama dengan para pemenang kompetisi seni Go Ahead Challenge. Mereka adalah Wake Up Iris!, Semiotika, Yahya Dwi Kurniawan dan Gilang.

Apa yang dilakukan Kimokal dengan Wake Up Iris! dan Semiotika berwujud kolaborasi musik. Sementara Yahya Dwi Kurniawan dan Gilang menghadirkan interpretasi visual terhadap karya-karya Kimokal. Karya visual Yahya dan Gilang akan diboyong ke SXSW dan menjadi bagian dari penampilan Kimokal.


 





(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id