Irvan Sembiring (Foto: medcom)
Irvan Sembiring (Foto: medcom)

Ini yang Membuat Almarhum Irvan "Rotor" Berhenti Bermusik

Sunnaholomi Halakrispen • 16 Februari 2021 17:56
Jakarta: Pendiri Band Metal Rotor, Irvan Sembiring, dikabarkan meninggal dunia. Almarhum Irvan gemar berdakwah hingga tak terdengar suaranya dalam kegiatan bermusik. Lalu, apa yang membuatnya berhenti bermusik?
 
"Sebenarnya bukan menyetop, tapi emang sudah enggak sempat lagi. Karena untuk bikin satu album itu effort-nya tinggi sekali," ujarnya kepada Medcom.id.
 
Proses membuat lagu dirincinya. Hal ini termasuk mengarang lagu, latihan, kemudian aransemen yang diubah, rekaman, mixing, mastering, hingga proses lagu sampai ke radio maupun ke televisi.

"Belum press conference, promo di mana-mana. Pengin sih buat album lagi, tapi ada risikonya. Untuk buat album gue butuh waktu setahun penuh, sedangkan gue harus ceramah dan jalan-jalan setiap tahunnya sama keluarga," jelasnya.
 
Kendala lainnya, ialah terkait pemain. Ia mengakui sulitnya mencari pemain. Sebab, kata Irvan, pemain musik yang seusia dengannya rata-rata ngeband untuk mencari uang. Penyesuaian waktu juga sulit.
 
"Kayak Bakar (drumer Rotor) kemarin itu gue minta tolong untuk bantu rekaman itu sulit, dia harus manggung dan lainnya. Dan emang susah nyarinya. Buat ngompakin untuk latihan saja itu sudah sulit banget. Jadi gue memang harus cari yang masih muda, fresh, energinya memang untuk musik, bukan untuk anak istri," paparnya.
 
Irvan menyatakan bahwa musisi yang seusia dengannya melakukan kegiatan bermusik untuk mencari nafkah untuk keluarga mereka. Dengan kata lain, bukan lagi soal idealis.
 
"Kalau sudah untuk kasih makan anak istri itu sudah hilang iblisnya. Enggak ngeri lagi. Pasti dia akan melihat selera pasar. Dan gue enggak bisa yang kayak begitu. Menurut gue musik itu harus seiblis mungkin, cari duit jangan dari musik, dari yang lain," akunya.
 
Sedangkan bagi Irvan, tekadnya tetap sama dalam bermusik. Musik bukan untuk cari uang. Bahkan, dirinya mengaku tidak akan mengikuti selera pasar. Irvan tetap idealis.
 
"Kalau bisa jangan sampai ada yang suka satu benua sama musik gue. Kalau perlu iblis sendiri sampai enggak suka sama lagu gue," pungkasnya.
 
Irvan Sembiring meninggal dunia pada Selasa, 16 Februari 2021. Kabar ini diumumkan oleh pengamat musik Adib Hidayat melalui media sosial miliknya.
 
"Berita duka Irvan ROTOR Sembiring wafat. Informasi baru saya dapatkan dari @OddieOctaviadi," cuit Adib di Twitternya.
 
Adib mengumumkan kabar tersebut sembari mengenang kejayaan band Rotor. Ia juga menyampaikan belasungkawa.  
 
"Tahun 1993 ROTOR membuka konser @Metallica di Lebak Bulus, Jakarta. Debut album mereka "Behind the 8th Ball" (Airo) baru saja dirilis ulang @Elevation77 dalam format vinyl. Selamat jalan Bung Irvan Sembiring," tulis Adib.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA