Sore terakhir JJF 2017 terasa 'bertenaga,' tidak lain karena menu suguhan musik untuk para penonton, beberapa di antaranya Barasuara yang berkolaborasi dengan Ron King Horn Section, dan Endah N' Rhesa yang berkolaborasi dengan Dua Drum.
Dua kolaborasi di atas sukses membuat suasana JJF 2017 di hari terakhir penyelenggaraannya hangat. Panggung Endah N' Rhesa dan Dua Drum terletak di luar ruangan, di area tengah JIExpo Kemayoran. Meski matahari terasa terik, penonton tetap antusias.
Para penonton menikmati senja dengan menyaksikan @endahNrhesa ft. @DUADRUM. Yuk ke #JavaJazzStage #JJF2017 pic.twitter.com/Uc16BUK54e
— Java Jazz Festival (@JavaJazzFest) 5 Maret 2017
Kehadiran Dua Drum benar-benar membuat lagu-lagu Endah N' Rhesa terdengar beda. Aransemen up-beat mereka sukses memberikan suntikkan semangat bagi para penonton.
Please welcome @endahNrhesa feat @DUADRUM. Feel free to join us at #JavaJazzStage #JJF2017 pic.twitter.com/EQodFqnULT
— Java Jazz Festival (@JavaJazzFest) 5 Maret 2017
Dua Drum merupakan duo drummer yang terdiri dari Yoiqball dan Yandi Andaputra.
Yandi merupakan drummer yang sebelumnya kerap tampil dengan sejumlah musisi lintas genre, mulai dari Isyana Sarasvati, hingga tampil mengiringi Indro Hardjodikoro.
Sementara di waktu yang sama dengan tampilnya Endah N' Rhesa dan Dua Drum, tampil juga Emma Larrson di panggung dalam ruangan hall B3/C3.
Emma sukses menjamu penggemar jazz sejati yang merindukan penampilan artis jazz kelas dunia. Dalam penampilannya, Larsson yang kini tinggal di New York membawakan materi dari album terbarunya, Sing to the Sky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News