5 Band Era 90-an yang Populer bersama The Cranberries
The Cranberries merupakan salah satu grup musik yang populer di era 90-an (Foto: Dok. Spotify)
Jakarta: Popularitas The Cranberries agaknya sedikit mengulang memori kita tentang warna musik populer di era 90-an. Membawakan elemen musik rock lewat suara Dolores O'Riordan yang khas dengan falsetto-nya, tampak menjadi sumbu semangat beberapa band di Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat berkiprah di industri musik.

Muncul beberapa nama musikus serta grup band yang mengekor ketika membahas popularitas grup band asal Irlandia tersebut. Penikmat musik 90s, masih ingat dengan para musikus ini?

1. The Cardigans




Warna musik band rock asal Swedia ini sekilas seperti jiplakan dari bentukan The Cranberries. Namun, tentu tidak ada yang bisa menyamai warna vokal yodel-falsetto dari Dolores O'Riordan. Dengan formasi yang sama, The Cardigans mengusung vokalis perempuan, Nina Persson yang diiringi oleh empat personel pria, Lars-Olof Johansson, Bengt Lagerberg, Magnus Sveningsson, dan Peter Svensson.

The Cardigans terbentuk sejak 1992 dan masih eksis hingga sekarang. Mereka sempat hiatus di tahun 2007-2011. Album debut mereka bertajuk Emmerdale, dirilis tahun 1994. Popularitas mereka semakin menanjak ketika mengeluarkan album ketiga, First Band on the Moon di tahun 1996. Dalam album tersebut, singel Lovefool kian populer di kancah internasional lantaran menjadi soundtrack dalam film Romeo+Juliet. Total ada enam album yang telah dirilis oleh The Cardigans di antaranya Emmerdale (1994), Life (1995), First Band on the Moon (1996), Gran Turismo (1998), Long Gone Before Daylight (2003) dan Super Extra Gravity (2005).

Setelah vakum, The Cardigan kembali dalam bentuk reuni dan mengadakan tur musik dari panggung ke panggung. Yang terbaru, pada 2017 lalu mereka melakukan aksi panggung di Stockholm dan Turku, Finlandia.

2. U2



Sama seperti The Cranberries, U2 juga berasal dari Irlandia, tepatnya Dublin. Mereka terbentuk sejak tahun 1976 ketika mereka masih remaja. Dalam empat tahun, band beraliran rock ini kemudian menandatangai kontrak dengan label Island Records. U2 kemudian merilis debut album mereka, Boy pada 1980.

Selain bermusik di elemen musik rock, U2 melakukan eksperimen dengan bermain electronic dance music dan industrial music yang tertuang dalam album Pop (1997). Grup band yang digawangi Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen Jr. telah menelurkan 14 album studio, salah satunya tercatat telah terjual hingga 175 juta rekaman di dunia.

3. Sixpence None the Richer



Band rock alternatif asal Amerika Serikat ini baru merampungkan konsernya dalam gelaran 90's Festival di Indonesia pada 25 November tahun lalu. Nama Sixpence dikenal mendunia lewat singel Kiss Me dalam album self-titled yang dirilis pada 1997. Singel ini kemudian dirilis tunggal pada 11 Agustus 1998 dan menempati posisi runner-up dalam Billboard Hot 100. Singel ini pun merajai tangga lagu di negara lain, menduduki posisi puncak dalam daftar Australian Singles Chart dan Canadian Singles Chart.

Hingga kini tercatat ada empat personel yang masih menyuarakan lagu-lagu Sixpence di antaranya Leigh Nash, Matt Slocum, Justin Cary, dan Rob Mitchell.

4. The Corrs



Band pop rock asal Irlandia ini terbentuk sejak 1990 dan masih eksis bermusik. The Corrs mengusung kombinasi elemen musik pop dan rock dengan tema Irlandia tradisional dalam warna musik mereka. The Corrs beranggotakan Andrea, Sharon, Caroline dan Jim yang berasal dari Dundalk, Irlandia. Kendati mengusung warna musik pop rock, mereka melibatkan instrumen musik dari ukulele, biola, perkusi dan piano.

Hingga kini mereka masih eksis bermusik dengan menelurkan tujuh album studio. Yang terbaru bertajuk Jupiter Calling, dirilis 10 November 2017 di bawah label East West Records.

Salah satu album tersukses The Corrs bertajuk Talk on Corners yang berhasil meraih status multi-platinum di Australia dan UK dengan penjualan album terbanyak pada 1998.

5. Roxette



Roxette merupakan duo pop rock asal Swedia, Marie Fredriksson pada vokal dan Per Gessle pada vokal dan gitar. Dibentuk pada 1986, salah satu singel Roxette yang cukup familiar di era 90-an menjelang era milenium adalah It Must Have Been Love. Singel ini masuk dalam jajaran lagu yang hits dan berhasil masuk dalam daftar UK Top 40 dan US Hot 100 antara lain The Look, Listen to Your Heart, Joyride, Dangerous, Fading Like Flower, Spending My Time, How Do You Do! dan Sleeping in My Car.

Singel It Must Have Been Love dan Listen to Your Heart menerima penghargaan dari Broadcast Music Inc. (BMI) atas prestasinya setelah diputar sebanyak lima juta kali di radio. Mereka telah menjual 75 juta rekaman di dunia, 10 di antaranya mendapatkan sertifikat dari Jerman, Amerika dan UK. Sertifikat emas dan platinum ditujukan pada album breakthrough Look Sharp! dan album ketiga mereka Joyride.



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id