Angga, Indah, dan kawan-kawan tampil di panggung aula MLD Spot pada sesi sore yang segera dipadati penonton. Mereka menyuguhkan lagu-lagu andalan hampir tanpa jeda dari satu lagu ke berikutnya.
Beberapa nomor antara lain Kangen, Setapak Sriwedari, Drama Romantika, Tandanya, Dia, serta Terlalu. Repertoar sore ini dibawakan dalam beragam aransemen genre. Para penonton, kendati sebagian masih terdengar malu-malu, ikut menyanyi.
"Lagu ini dibuat dalam satu jam dan cukup membuat nama kami naik lagi, setelah kami lama tak punya album pada 2016," kata Angga memberi pengantar ke lagu Himalaya yang membuat suasana menjadi tenang. Terdengar sayup malu-malu penonton ikut bernyanyi.
Tamu spesial sore itu kemudian diperkenalkan Angga. Dia adalah Lala Karmela. Lala memainkan gitarnya sendiri, dia membawakan Satu Jam Saja dengan manis. Sebuah lagu yang ditulis oleh Sylvia Pontoh.
Berikutnya, masih bersama Lala, mereka menyajikan Untitled. Kehadiran Lala memberi sentuhan berbeda untuk lagu akustik andalan Maliq & D'Essentials ini, yang rasanya telah menjadi salah satu nomor wajib orang-orang ketika berkumpul sambil gitaran.
Sebelum pamit dari panggung, Lala membawakan lagunya Matahari dengan riang. Maliq & D'Essentials masih berlanjut dengan beberapa nomor penutup seperti Terdiam.
Java Jazz Festival edisi ke-15 digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 1-3 Maret 2019. Penampil spesial pada hari ketiga adalah Toto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News