Poster film dokumenter Maakun Buni (Foto: Rovisual Productions)
Poster film dokumenter Maakun Buni (Foto: Rovisual Productions)

Maakun Buni, Film Dokumenter tentang Pelarasan Nada Calempong Tayang di YouTube

Medcom • 09 September 2022 10:03
Jakarta: Maakun Buni, sebuah film dokumenter produksi Rovisual Productions akhirnya mulai tayang di kanal YouTube, mulai Jumat, 9 September 2022. Film yang meraih Juara 1 pada ajang Festival Film Melayu Riau 2022 ini disutradarai oleh Bens Sani.
 
Film berdurasi lima belas menit ini diangkat dari buah pikiran Reizki Habibullah, S.Pd., M.Sn., akan proses pelarasan nada (tuning System) pada instrumen Calempong pada kesenian Gondang Oguong yang terdapat di serata Kabupaten Kampar, Riau.
 
"Maakun Buni itu sangat menarik. Di mana pada instrumen Calempong, para Penggolong atau pemainnya, melakukan pelarasan nada dengan mengandalkan intuisi, rasa dan pengetahuan empirik. Kecakapan ini tetap terpelihara di sanubari para Penggolong," kata Reizki Habibullah yang akrab disapa Abib.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yang menarik dari penggarapan film ini, ketika Sutradara memutuskan untuk berkeliling Kabupaten Kampar untuk mengumpulkan data dan gambar video. Pada prosenya, tim produksi menjumpai banyak hal yang unik dari instrumen Calempong ini.
 
"Kami menemukan Mak Iman yang masih fasih bermain Calempong dari bahan kayu di desa Tanjung, Kecamatan XIII Koto Kampar. Ini luar biasa, langka. Kami juga temui perbedaan komposisi instrumen Calempong di wilayah Kampar Kanan dan Kiri. Ini kami tuangkan semua lewat film Maakun Buni," Ujar Bens Sani, sang sutradara.
 
Festival Film Melayu Riau 2022 ini sendiri digelar oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sebagai kegiatan tahunan dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi Riau. Pengumuman pemenang telah dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2022. Sedangkan piagam penghargaan dan hadiah diserahkan langsung oleh Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si., pada upacara hari ulang tahun ke 65 Provinsi Riau, tanggal 8 Agustus 2022 yang lalu.
 
Maakun Buni adalah sebuah proses pelarasan nada (tuning system) pada instrumen tradisi Calempong dalam kesenian Gondang Oguong Kabupaten Kampar. Menariknya, cara pelarasan nada ini memiliki proses khusus yang jauh berbeda dengan pelarasan nada instrumen musik modern. 
 
Kesenian Gondang Oguong adalah ansambel musik tradisi yang dikenal di seluruh wilayah Kabupaten Kampar. Kesenian ini kerap disajikan dalam berbagai upacara adat, seperti Batogak Ninik Mamak (penobatan majelis musyawarah adat), turun mandi anak, pesta pernikahan dan acara lainnya. Pada umumnya Gondang Oguong menggunakan intstrumen alat musik berupa Calempong, Ketepak dan Oguong (Gong).
 
Uniknya, proses Maakun Buni didasari oleh pengetahuan musikal para Penggolong - selaku pelaras Calempong, terkait tinggi rendah dan tingkai atau jarak nada pada salobuan atau seperangkat alat Calempong. 
 
Pada proses Maakun Buni, para Penggolong menggunakan konsep konsep lokal seperti gheghek, kowan, sanggam dan tingka. Semua konsep ini masih tersimpan di sanubari para Penggolong sebagai pengetahuan empirik yang berasal dari dalam budaya itu sendiri. Karena itu nada dasar pada seperangkat calempong atau salobuan dari berbagai kelompok Gondang Oguong akan berbeda beda, namun memiliki Tingkai atau jarak nada yang sama.
 
Film ini mengupas kekayaan intelektual para pelaku Penggolong di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar, sebagai sebuah harta warisan budaya yang harus dijaga dan dihargai.
 
Tonton film Maakun Buni di bawah ini:
 

 
(ASA)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif