Lagu "Unfinished" bisa dibilang bentuk idealisme Dinda dalam bermusik. Selain menciptakan, dia juga ikut terlibat dalam produksi lagu ini.
"'Unfinished' menceritakan dilema seseorang yang masih terjebak pada kenangan masa lalu. Lagu ini merepresentasikan perasaan sulit untuk melupakan dan keraguan antara ingin kembali atau melanjutkan hidup," kata Dinda.
Melalui lirik 'And even if we try, will we stay this time? We left too much unsaid, tears were shed for so long', Dinda coba mengungkapkan emosi mendalam yang dirasakan banyak orang ketika berjuang untuk melupakan masa lalu.
| baca juga: Melly Goeslaw Sempat Kesulitan Buatkan Lagu untuk Dinda Ghania |
Lagu ini yang sepenuhnya ditulis dalam bahasa Inggris sehingga mempertegas kemampuan Dinda dalam menciptakan lirik yang penuh makna dan emosional. Pemilihan kata sederhana tetapi kuat menjadi daya tarik utama dari lagu ini.
"Lagu ini membawa pesan universal tentang cinta dan proses penyembuhan diri," ucapnya.
Bakat bermusik Dinda sudah ada sejak masih kecil. Penyanyi kelahiran 10 November 2009 itu pertama kali melahirkan lagu dengan berjudul "I Love You, Bunda" di tahun 2020.
Nama Dinda melejit saat dirinya berduet dengan gitaris Dewa 19, Andra Ramadhan menyanyikan lagu "Sempurna" milik Andra and The Backbone. Dia lalu merilis lagu yang diciptakan oleh Andmesh Kamaleng dengan judul 'Janji pada Hati'.
Dinda pun sempat dilirik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Hal itu dibuktikan dengan Raffi dan Nagita ikut memproduseri lagu untuk Dinda pada tahun 2024.
Melalui karya terbarunya ini, Dinda ingin membuktikan bahwa usia muda bukanlah batasan untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Diacoba menyeimbangkan emosi mendalam dengan musik yang modern dan relevan sehingga menjadikannya sebagai salah satu penyanyi muda yang patut diperhitungkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News