BLACKPINK
BLACKPINK

Kangen BLINK Terobati! Mengulas Rilisan Solo Terbaru Member BLACKPINK

Elang Riki Yanuar • 19 September 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Rilisan solo terbaru keempat member BLACKPINK hadir secara berdekatan pada kurun Agustus hingga September 2026 sebagai jawaban atas kerinduan BLINK.
  • Masing-masing member mengeksplorasi genre unik, dari pop futuristik Jisoo, sentuhan gothic Jennie, pop-punk Rosé, hingga hip-hop energik dari Lisa.
  • Karya-karya independen ini membuktikan kematangan artistik tiap personel sekaligus menegaskan dominasi mereka sebagai seniman solo di kancah global.
Jakarta: Rasa rindu para penggemar BLACKPINK atau BLINK yang telah sekian lama menantikan rentetan karya baru tampaknya terbayar tuntas. Setelah masing-masing member memantapkan langkah di bawah naungan agensi serta label independen mereka, kejutan demi kejutan terus berdatangan dalam wujud rilisan solo yang teramat berani.

Keempatnya tak lagi sekadar bernyanyi, melainkan merajut identitas visual, narasi emosional, dan daya pikat musik yang semakin dewasa. Melalui rangkaian lagu terbaru yang rilis berdekatan pada kurun Agustus hingga September 2026, keempat member membuktikan bahwa eksplorasi artistik mereka belum menunjukkan tanda-tanda berhenti.

Kebangkitan Jiwa dalam Nuansa Fantasi Futuristik Jisoo

Melalui lagu berjudul “Click” yang dirilis secara resmi di YouTube dan berbagai platform musik digital pada 4 September 2026, Jisoo menyajikan sebuah tontonan visual yang sangat kontras dengan citra cantiknya selama ini.

Disutradarai oleh Joseph Kahn dengan mengambil latar syuting di kota Bangkok, video musik ini mengusung konsep fantasi futuristik bertema taman hiburan tua yang terbengkalai. Di dalam cerita tersebut, Jisoo memerankan sesosok cyborg berkesadaran terakhir yang berusaha menghidupkan kembali robot-robot lain di sekelilingnya, termasuk sesosok karakter robot beruang raksasa bernama Click Bear.

Diiringi balutan musik dance-pop berdentum bass kuat, Jisoo tampil memimpin tarian di tengah wahana taman bermain bernuansa dark carnival. Lagu ini secara intuitif bermakna tentang koneksi instan dan rasa cocok secara alami antara dua jiwa, di mana karakter robot beruang di dalam klip tersebut disimbolkan sebagai representasi kehangatan hubungan antara Jisoo dan para penggemarnya di seluruh dunia.

 
(Sumber: YouTube @JISOO)

Pencarian Perlindungan dan Cinta Sejati Jennie

Di sisi lain, Jennie menghadirkan ruang emosional yang amat mendalam lewat “Fallen Angel”, sebuah title track dari EP digitalnya yang diluncurkan pada 28 Agustus 2026. Mengusung konsep fairytale dramatis dengan sentuhan gothic yang sedikit gelap, video musik yang ditayangkan di platform YouTube ini menyajikan kontras visual antara padang bunga putih bersih dan lanskap surealis yang terkesan misterius.

Jennie memamerkan perpaduan vokal emosional dan dentuman rap yang tegas saat berpose dalam balutan gaun fashion-forward yang memvisualisasikan pertentangan antara sosok malaikat dan malaikat yang terjatuh. Lewat aransemen instrumen yang dinamis, lagu ini mengangkat metafora mengenai seseorang yang pernah merasa hancur atau terluka, namun akhirnya menemukan sosok pelindung yang bersedia menerima seluruh ketidaksempurnaannya dan memberikan rasa nyaman layaknya tempat untuk pulang.

 

(Sumber: YouTube @JENNIE)

 

 

Ledakan Nostalgia Rock dan Energi Ceria Rosé

Sentuhan yang sama sekali berbeda dihadirkan oleh Rosé lewat lagu “New Trick” yang dirilis pada 17 September 2026. Berbeda dari balada galau yang kerap melekat padanya, kali ini Rosé membawa genre alt-pop dan pop-punk yang sangat ceria, energik, dan penuh percaya diri.

Uniknya, video musik yang ditayangkan di platform global ini disutradarai oleh Dave Meyers dan direkam sepenuhnya menggunakan kamera iPhone (Shot on iPhone), menghasilkan estetika film komedi romantis remaja era 1990-an.

Dalam klip tersebut, Rosé bertransformasi menjadi bintang rock muda yang mengenakan seragam bergaya sekolah, menikmati permen di dekat mobil sedan klasik, hingga melakukan aksi panggung bernuansa high school gym concert. New Trick menjadi sebuah perayaan tentang antusiasme dan keberanian dalam menunjukkan trik atau kejutan baru dalam menjalani dinamika kehidupan dan hubungan.
 


(Sumber: YouTube @ROSÉ)
 

Penghormatan Budaya dan Selebrasi Lisa

Sebagai penutup dari ledakan eksplorasi ini, Lisa kembali menggebrak lewat karya berjudul “Sawadika” yang dilepas ke publik pada 4 September 2026. Menggabungkan unsur budaya Thailand dengan tren high-fashion streetwear terkini, Lisa menjadikan sudut-sudut kota Bangkok—mulai dari arena Muay Thai, gang-gang berlampu neon, hingga armada tuk-tuk—sebagai panggung utamanya.

Lisa tampil memukau dengan perubahan gaya busana yang edgy, rambut bernuansa turquoise, serta koreografi tarian yang sangat presisi bersama jajaran penari latar. Mengusung genre hip-hop dengan bass yang teramat berat, Lisa memutarbalikkan kata salam khas Thailand menjadi sebuah trek penyataan diri tentang kesuksesan, dominasi sebagai sosok bintang internasional, serta rasa bangga yang luar biasa terhadap akar budaya tanah airnya.

 
(Sumber: YouTube @LLOUD Official)

Rangkaian karya teranyar dari keempat member ini tidak hanya menjadi penawar rindu yang sempurna bagi para BLINK, tetapi juga menjadi bukti nyata betapa luasnya spektrum musik yang sanggup mereka selami secara mandiri. Setiap lagu menawarkan warna yang begitu kontras satu sama lain, menegaskan bahwa kejayaan mereka sebagai grup berjalan seiring dengan kematangan mereka sebagai seniman solo.



(Dinda Intan Ramadhani)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA