Amfiteater Taman Gandrung Terakota Banyuwangi tempat digelarnya Jazz Gunung Ijen 2020 (Foto: dok. jazzgunung)
Amfiteater Taman Gandrung Terakota Banyuwangi tempat digelarnya Jazz Gunung Ijen 2020 (Foto: dok. jazzgunung)

Jazz Gunung 2020 Ingin Jadi Contoh Konser Langsung saat Pandemi

Elang Riki Yanuar • 11 Desember 2020 21:09
Jakarta: Jazz Gunung Indonesia 2020 siap digelar pada Sabtu, 12 Desember 2020 besok. Digelar dari dua lokasi, Jazz Gunung Indonesia 2020 menawarkan konsep baru yang mereka sebut konser hybrida.
 
Konsep hybrida ini merupakan perpaduan antara konser langsung dan pertunjukan virtual. Jazz Gunung Ijen 2020 digelar di amfiteater Gandrung Terakota - Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Jawa Timur mulai pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan konser virtual Jazz Gunung Bromo 2020 di kanal YouTube Jazz Gunung.
 
Konser Jazz Gunung Bromo virtual akan dimeriahkan oleh Ring of Fire feat. Tashoora, Tohpati dan Ricad Hutapea. Lalu untuk Jazz Gunung Ijen yang diselenggarakan di Banyuwangi akan menampilkan Bintang Indrianto feat. Sruti Respati dan Sri Hanuraga Trio feat. Dira Sugandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini uji coba dan baru pertama dilakukan. Konser ini bisa dijadikan model penyelenggaraan konser selama pandemi. Silakan diterapkan konsep seperti Jazz Gunung," kata penggagas Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono dalam jumpa pers virtual, Kamis (11/12/2020).
 
Lewat acara ini, Sigit ingin membuktikan jika pandemi korona tidak bisa menyurutkan semangat membuat pertunjukan. Banyak efek positif yang didapat dengan digelarnya konser ini.
 
"Dengan tetap melakukan Jazz Gunung, kita menyelamatkan nyawa dengan protokol yang ketat dan menyelamatkan ekonomi karena mampu menghidupkan kembali pariwisata dan pertunjukan seni budaya yang bertanggung jawab dalam pandemi," katanya.
 
Syarat utama bisa menggelar konser secara langsung tentu penegakan disiplin protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Para artis dan tamu juga akan melakukan tes antigen sebelum memasuki arena konser. Jika ada yang positif makan dilarang masuk.
 
"Tantangannya harus disiplin. Jadi nanti jangan marah kalau artis atau pengunjung yang diingatkan berkali-kali untuk melakukan protokol kesehatan. Nanti banyak polisi maskernya dan itu memang syaratnya bisa gelar konser ini. Artis harus jadi contoh disiplin," kata Sigit.
 
Salah satu penampil Bintang Indrianto mengaku antusias bisa manggung di Ijen bersama Sruti Respati. Dian bahkan secara khusus membuat lagu berjudul The Beautiful of Ijen.
 
"Saya dan teman-teman senang sekali ada momen bersejarah di dunia pertunjukkan musik besok," kata Bintang.
 
Untuk penonton yang ingin hadir bisa mendaftar di info@jazzgunung.com dengan sistem waiting list. Kapasitas penonton hanya untuk 300 orang sehingga jika pendaftar melebihi kapasitas tidak akan bisa masuk.
 
"Mau orang biasa atau orang luar biasa boleh nonton Jazz Gunung Ijen yang tidak biasa. Kita akan gelar konser gratis, test swab antigen gratis, dan dapat masker berstandar SNI gratis. Ini akan menjadi contoh penyelenggaraan konser di tengah pandemi, ini tidak mudah. Kita coba menyiasati agar bisa dilakukan termasuk dengan pembatasan penonton. Tapi justru dengan virtual, penontonnya jadi lebih banyak," jelas Sigit.
 

 
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif