Kehadiran Kohar Kahler sebagai produser dan pencipta lagu menjadi nilai tambah tersendiri. Pengalamannya di industri musik Indonesia membuat proses produksi berjalan lebih matang dan terarah.
Menurut Kohar Kahler, industri musik saat ini sudah sangat inklusif. Siapa pun memiliki peluang yang sama untuk berkarya dan dikenal luas oleh publik melalui platform digital.
"Saat ini bikin musik tidak susah. Gak perlu sewa studio. Bisa diatasi sendiri. Bisa bikin video klip sendiri. Untuk pemasaran juga gampang bisa kerja sama dengan platform digital manapun. Setelah video klip jadi bisa diputar di YouTube. Intinya ayok bernyanyi jangan pendam bakatmu," kata Kohar Kahler.
Kohar Kahler adalah musisi senior, pencipta lagu, arranger, dan music director Indonesia yang terkenal sejak era 90-an, terutama lewat lagu "Tiada Lagi" yang dipopulerkan Mayang Sari. Dia juga telah bekerjasama dengan banyak artis ternama, termasuk Ahmad Albar, Inka Christie, Nike Ardilla, hingga musisi internasional Kim Dong Gyun.
Kohar menyebut perubahan zaman telah menggeser pola bisnis musik. Para pelaku industri kini tidak lagi bergantung pada penjualan fisik seperti CD atau kaset.
Di balik keputusannya terjun ke dunia musik, Yulia ternyata memiliki sosok inspiratif yang memotivasinya. Ia mengaku terinspirasi oleh penyanyi papan atas Indonesia yang dikenal dengan gaya khasnya.
"Saya ingin menyanyi setelah terinspirasi dari artis Syahrini," kata Yulia.
Proyek musik Yulia Azzahra semakin lengkap dengan rampungnya penggarapan video klip Hipnotis yang dilakukan di Yogyakarta. Visual yang disiapkan diharapkan mampu memperkuat daya tarik lagu tersebut di pasaran.
"Sejak remaja saya memang sudah hobi menyanyi dan sempat mengikut lomba penyanyi pop Sebenua Lima di Kota Kandangan, Kalimantan Selatan," tutur Yulia Azzahra.
Baca Juga :
Mentor Vokal Pertama Anggun C. Sasmi Ternyata Sang Ayah: Suaranya Fals, Tapi Kritiknya Nusuk!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News