Gerry dari Irama Nusantara dalam Siar Suara Gelombang Maya, Jumat 12 Juni 2020. (Foto: Screenshot)
Gerry dari Irama Nusantara dalam Siar Suara Gelombang Maya, Jumat 12 Juni 2020. (Foto: Screenshot)

Terancam Tutup, Irama Nusantara Galang Donasi

Cecylia Rura • 13 Juni 2020 08:00
Jakarta: Yayasan Irama Nusantara menggalang donasi melalui laman Kitabisa.com untuk tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Bencana tak terduga ini membuat mereka memerlukan dukungan finansial untuk tetap bertahan.

"Kondisinya sendiri Irama Nusantara lagi di ujung tanduk, secara finansial kita kesulitan dalam operasional kerja," kata Gerry, perwakilan dari Irama Nusantara dalam Siar Suara Gelombang Maya, Jumat 12 Juni 2020.

Gerry mengatakan, awal tahun kemarin Irama Nusantara optimistis sejumlah institusi berkenan mendanai. Namun, prioritas itu berubah sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia.

Yayasan Irama Nusantara melakukan pengarsipan musik lawas Indonesia. Disebutkan, rilisan musik Indonesia tertua yakni tahun 1924. Tugas pengarsipan musik ini pun dirasa menjadi tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia.

"Kita akhirnya memutuskan kita lempar ke publik kondisi kita seperti ini sekarang. Kita merasa yang kita lakukan bukan tanggung jawab kita doang tapi tanggung jawab masyarakat secara keseluruhan," terang Gerry.

Sebelum Irama Nusantara mengumumkan kondisi terkini, mereka memiliki harapan bertahan hingga sampai Juni. Mereka kini tengah membuka donasi melalui laman Kitabisa.com.

"Buat Diskoria, Front Disko Nasional, buat yang semua terlibat di produksi Serenata Jiwa Lara, kami benar-benar mengapresiasi ini benaran bukti nyata apa yang bisa kalian lakukan untuk menyelamatkan musik Indonesia," kata Gerry.

Dukungan untuk Yayasan Irama Nusantara juga berasal dari lagu Serenata Jiwa Lara yang ditulis Lale, Ilman, Nino untuk dibawakan Diskoria dan Dian Sastrowardoyo. Lagu tersebut dirilis dalam piringan hitam dalam jumlah terbatas dan satu piringan hitam 12 inci dilelang hingga Sabtu, 13 Juni 2020.

Lelang piringan hitam Serenata Jiwa Lara dilakukan melalui Instagram Suara Disko dibuka dengan Rp500 ribu. Penawaran dilakukan minimal Rp50 ribu. Hasil dari lelang piringan hitam Serenata Jiwa Lara diberikan kepada Yayasan Irama Nusantara untuk tetap bekerja mengarsipkan musik-musik Indonesia.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA