Penampilan Toko Hopeng bersama Sianne membawakan lagu “Semangat Cin(t)a” (tangkapan layar YouTube Toko Hopeng)
Penampilan Toko Hopeng bersama Sianne membawakan lagu “Semangat Cin(t)a” (tangkapan layar YouTube Toko Hopeng)

Lagu Semangat Cin(t)a dari Toko Hopeng Ini Relate Banget sama Kehidupan Budak Korporat

Muhammad Syahrul Ramadhan • 13 Agustus 2026 10:36
Ringkasnya gini..
  • Toko Hopeng meluncurkan mini albumnya yang bertajuk WIC: Waktu Indonesia Cinta.
  • Dalam mini album perdananya ini terdapat empat lagu orisinal yang salah satunya terasa relate bagi para budak korporat berjudul “Semangat Cin(t)a.”
  • Penggabungan tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Mandarin ini pun menjadi salah satu hal unik yang menarik pendengar.

Jakarta: Dalam karya debutnya, Toko Hopeng, band asal Semarang yang diinisiasi oleh Sianne Anggawijaya ini mengulurkan pelukan hangat melalui salah satu lagu dalam mini albumnya berjudul “Semangat Cin(t)a” bagi para budak korporat yang hampir nyerah karena hidupnya gitu-gitu aja.

Lirik yang Bikin Relate sama Budak Korporat

Toko Hopeng meluncurkan mini albumnya yang bertajuk WIC: Waktu Indonesia Cinta melalui sebuah live concert yang berlokasi di Gedung Thomas Aquinas, Lantai 3, Universitas Katolik Soegijapranata pada Juli lalu. Dalam mini album perdananya ini terdapat empat lagu orisinal yang salah satunya terasa relate bagi para budak korporat berjudul “Semangat Cin(t)a.”
 
Ditulis langsung oleh Sianne, lirik dalam lagu ini terasa seperti teman yang menemani di masa sulit. Penggabungan tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Mandarin ini pun menjadi salah satu hal unik yang menarik audiens untuk mendengarkan lagu dari Toko Hopeng hingga selesai. Reff nya yang berbunyi:

Wo de pengyou (Teman-temanku)

Women kudu jiayou (Kita harus semangat)

Nek meiyou qian (Kalau belum punya uang)

Semangat kerjo, friend! (Semangat kerja, teman!)

Bie xiang tai do (Jangan terlalu banyak berpikir)

Sing penting makaryo (Yang penting tetap bekerja)

Man man pelan-pelan (Pelan-pelan saja)

Dewe maju jalan (Kita terus melangkah)

Seolah menjadi suara yang menyemangati para budak korporat untuk mengambil langkah pelan dan tidak terburu-buru dalam menjalani setiap langkah meskipun banyak hal yang bikin nyambat. Seperti yang banyak dibahas di sosial media bahwa banyak budak korporat yang merasa tertekan akibat perkerjaannya yang sering kali tidak sesuai dengan bayaran atau masa depan yang dibayangkannya.
 


 
Lagu ini hadir sebagai teman yang berjalan beriringan baik di masa sulit ataupun senang bagi setiap orang yang membutuhkan dukungan.

Dilansir dari kanal YouTube Toko Hopeng, Sianne mengatakan bahwa penamaan “Hopeng” sesuai artinya yang berarti “teman baik” dapat menjadi teman yang membawa suasana hangat serta menjadi safe space bagi para pendengarnya untuk lari dari kenyataan yang tidak jarang memunculkan keinginan untuk menyerah.

Kolaborasi Unik antar Tiga Budaya

Selain liriknya yang terdiri dari 3 bahasa berbeda, Toko Hopeng memadukan pula alat musik modern dan alat musik tradisional cina ke dalam instrumen musiknya. Alat musik pipa yang dimainkan oleh Tania Mahani dan erhu yang dimainkan oleh Taufan Hadi memperkaya keberagaman musik yang dihasilkan melalui sentuhan orientalnya. 

Sianne mengatakan bahwa melalui mini album ini, Toko Hopeng bukan hanya sebagai jembatan budaya dan keberagaman yang ada di Indonesia, namun juga sebagai sarana untuk memperkenalkan bahasa mandarin kepada masyarakat dengan cara yang segar, menyenangkan, dan relate dengan para pendengar. 
(Vira Farhatul Maula)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA