"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Turut berduka cita dengan kepergian Om Benny Mustafa. Semoga lapang jalanmu menuju keabadian sejati senior," kata Syanley Tulung dalam pesannya, Jumat (2/7/2021).
Kepergian Benny membuat sejumlah musisi ikut berduka. Salah satunya gitaris band Barasuara, Gerald Situmorang.
"RIP Om Benny Mustafa. Legenda Jazz Indonesia," tulis Gerald.
Ungkapan duka juga disampaikan Indra Lesmana yang menyebut sosok Benny sebagai musisi inovatif. Indra menyebut dunia musik Indonesia kehilangan sosok seniman besar.
"Hari ini kita kehilangan seorang musisi besar. Saya lahir dan dibesarkan di rumah dimana Om Ben selalu berada di sekitar kami. Beliau adalah sahabat almarhum ayah saya dan merupakan drummer jazz yang swinging dan inovatif. Beliau juga satu-satunya musisi dari grup jazz lengendaris, Indonesian All Stars yang tersisa namun kini mereka semua telah tiada," tulis Indra Lesmana di Instagram-nya.
Benny Mustafa merupakan pemain drum asal Indonesia yang memulai karier sejak era 1950an. Musisi yang lahir pada 22 September 1939 ini bergabung dalam banyak grup musik di Indonesia.
Pada era 1960an dia memperkuat band Eka Sapta bersama Bing Slamet, Itje Kumaunang, Ireng Maulana, Idris Sardi, Darmono dan Kamid. Tak lama kemudian bersama Jack Lesmana, Bubi Chen, Maryono dan Jopie Chen, dia tergabung dalam grup musik Indonesian All Stars.
Benny Mustafa meninggal di usia 81 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News