Iwan Fals. Foto: Musica Studios
Iwan Fals. Foto: Musica Studios

BBM Naik Lagi, Masyarakat Teringat Lagu Galang Rambu Anarki Karya Iwan Fals

Putri Purnama Sari • 04 September 2022 20:08
Jakarta: Siapa tak mengenal sosok penyanyi legendaris Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal dengan Iwan Fals. Penyanyi yang kini berusia 61 tahun ini telah banyak menorehkan karyanya di belantika musik Indonesia.

Salah satu karyanya yang kembali ramai diperbincangkan ialah Galang Rambu Anarki. Penaikan harga BBM membuat masyarakat kembali mengingat lagu yang masuk dalam album Opini yang dirilis pada 1982.

Lagu ini sebenarnya menceritakan kelahiran Galang Rambu Anarki, anak pertama sang legenda. Dilansir dari episode Ngalor Ngidulnya Iwan Fals di akun YouTube pribadinya, Iwan Fals menyebut lagu ini tercipta bertepatan dengan kenaikan BBM.

“Ini tentang anak pertama saya, Galang dan saya sebagai keluarga muda dan anak pertama itu cukup blingsatan juga menyambut keberadaannya. Pada saat itu tahun baru dan bersamaan dengan keputusan pemerintah yang saat itu menaikkan harga BBM,” kata Iwan Fals dalam YouTube Iwan Fals Musica

Lirik yang tercipta di dalam lagu ini mempunyai sejumlah makna yang dalam, salah satunya tentang peristiwa kenaikan BBM yang terjadi pada masa itu. Hal ini menyebabkan lagu Galang Rambu Anarki menjadi ramai diperbincangkan kembali sampai masuk Google Trends.
 

Lirik Lagu Galang Rambu Anarki - Iwan Fals


Galang Rambu Anarki anakku
Lahir awal Januari menjelang Pemilu

Galang Rambu anarki dengarlah
Terompet tahun baru menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu ditandai BBM
Membumbung tinggi

Maafkan kedua orangtuamu
Kalau (tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku
Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras, janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Galang Rambu Anarki dengarlah
Terompet tahun baru menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu ditandai BBM
Melambung tinggi

Maafkan kedua orangtuamu
Kalau (tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Anak kami kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku
Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras, janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras, janganlah ragu
Hantamlah sombongnya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SUR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA