Marzuki mengenalkan cuplikan lagunya lewat media sosial pada Senin dini hari, 4 Maret 2019. Kata "gaspol" merujuk kepada frasa "gas pol" atau "tancap pedal gas maksimal", yang artinya melaju sekuat tenaga.
"Persembahan dari saya Marzuki Mohamad dan kawan-kawan untuk Pilpres yang asyik, Goyang Jempol, Jokowi Gaspol," tulis Marzuki dalam keterangan postingan di Instagram @killthedj.
Video musiknya belum dirilis, tetapi Marzuki telah membagikan cuplikan semenit. Dalam video teaser ini, tampak puluhan orang dengan beragam penampilan, berjoget bersama di sebuah arena yang dibuat mirip pasar.
Orang-orang dalam video juga berasal dari kalangan usia berbeda. Namun bisa dipastikan semua memiliki hak pilih karena tidak tampak anak-anak di sana.
"Video lengkapnya akan segera tayang, lengkap dengan tutorial Goyang Jempol. Bagi yang sudah unggah video bocoran syuting, mohon hapus dan menggantinya dengan video teaser resmi ini. Ada banyak kejutan di video musik resminya. Gas pol!" tulis Marzuki.
Ini kedua kalinya Marzuki membuat lagu kampanye terkait Pilpres. Lima tahun silam, dia membuat lagu berjudul Bersatu Padu Coblos Nomor 2 sebagai bentuk dukungan bagi pasangan kandidat Jokowi-JK.
Pada Januari 2019 lalu, Marzuki protes atas penggunaan lagu ciptaannya, Jogja Istimewa, dalam kampanye Pilpres 2019 oleh massa pendukung pasangan Prabowo-Sandi. Menurut Marzuki, dia tidak pernah dan tidak akan memberikan izin kepada siapapun yang hendak memakai lagu Jogja Istimewa seabgai materi kampanye Pilpres, kendati permintaan datang dari kubu Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News