Bad Bunny di Superbowl LX Halftime Show (Foto: X @BBPRTV)
Bad Bunny di Superbowl LX Halftime Show (Foto: X @BBPRTV)

Penampilan Bad Bunny di Super Bowl Halftime Show Cetak Sejarah Baru NFL

Elang Riki Yanuar • 12 Februari 2026 13:52
Ringkasnya gini..
  • Bad Bunny jadi artis solo Latin pertama tampil penuh bahasa Spanyol di Super Bowl Halftime Show.
  • Penampilan Bad Bunny pecahkan rekor media sosial NFL dengan 4 miliar tayangan dalam 24 jam.
  • Benito Bowl raih 128,2 juta penonton dan dongkrak streaming lagu Bad Bunny hingga 7 kali lipat.
Jakarta: Musisi asal Puerto Riko Bad Bunny masih menjadi pembicaraan usai tampil sebagai headliner di ajang Super Bowl LX Halftime Show, Senin (9/2) lalu. Ia mencetak rekor sebagai artis solo Latin pertama yang sepenuhnya tampil dalam bahasa Spanyol untuk salah satu pertunjukan hiburan olahraga paling bergengsi di dunia.
 
Selain itu, Variety mengonfirmasi bahwa penampilan Bad Bunny juga memecahkan rekor media sosial NFL. Ripple Analytics melaporkan total konsumsi media sosial dari Halftime Show mencapai empat miliar tayangan setelah 24 jam (naik 137 persen dari tahun lalu)—menghitung penggemar, platform milik sendiri, mitra siaran, dan influencer.
 
Kemudian, tiga unggahan media sosial NFL yang paling banyak dilihat sepanjang masa pun berasal dari konten Halftime Show Bad Bunny.

Posisi pertama ditempati cuplikan saat Bad Bunny menyanyikan “DtMF” bersama para kru penampil sebagai momen penutup. Unggahan itu telah dilihat 182 juta kali di Instagram resmi @nfl per 11 Februari yang merupakan jumlah paling banyak di media sosial NFL sepanjang masa.
 
Klip viral lainnya adalah saat Bad Bunny menyebutkan negara-negara di benua Amerika sebelum membanting bola di akhir penampilannya dengan 173 juta tayangan di Instagram dan klip yang sama di TikTok dengan 113,5 juta tayangan.
Secara keseluruhan, penampilannya yang diberi julukan sebagai Benito Bowl tersebut tercatat mengumpulkan rata-rata 128,2 juta penonton pada Minggu (8/2). Melansir data Nielsen, angka tersebut melampaui rata-rata 124,9 juta penonton yang dicapai oleh Super Bowl 2026 secara keseluruhan.
 
Meski demikian, angka tersebut masih belum mampu menggeser prestasi penampilan Kendrick Lamar tahun lalu dengan 133,5 juta penonton. Sebelum Lamar, rekor penonton dipegang oleh Usher untuk penampilannya pada tahun 2024.
 
Jumlah pendengar musik Bad Bunny di layanan musik digital Apple Music meningkat tujuh kali lipat setelah Halftime Show dan dipimpin oleh “DtMF”, “BAILE INoLVIDABLE”, dan “Tití Me Preguntó.”
 
Super Bowl LX Halftime Show mulai menjadi sorotan beberapa bulan sebelum pertandingan besar itu dilaksanakan karena sejumlah hal. Salah satunya adalah status Bad Bunny sebagai salah satu artis rekaman paling populer di dunia saat ini walau banyak keluhan hingga kecaman dari komentator sayap kanan tentang kecenderungannya untuk memusatkan warisan Puerto Riko dalam karyanya.
 
Turning Point USA (TPUSA), kelompok konservatif yang didirikan bersama oleh mendiang Charlie Kirk, membuat Halftime Show alternatif mereka sendiri "untuk orang-orang yang mencintai Amerika," menurut penampil utama Kid Rock.
 
Namun, TPUSA tak mampu bersaing dengan dominasi Bad Bunny. Acara alternatif tersebut hanya mampu meraih 21 juta penonton untuk siaran langsungnya di YouTube sementara jumlah penonton Bad Bunny mencapai hingga 68 juta per 11 Februari. Hal-hal menarik yang menjadi sorotan dari penampilan Bad Bunny adalah penyelenggaraan upacara pernikahan sungguhan, kameo Pedro Pascal dan Jessica Alba di La Casita, penampilan dari Lady Gaga serta Ricky Martin, 380 orang berpakaian seperti rumput, dan sebagainya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA