Jakarta: Pihak agensi SM Entertainment akhirnya angkat bicara untuk membantah rumor yang menyebut artis-artisnya dilarang mengikuti dance challenge lagu “NEON” milik girl group A2O LITE.
Melansir laporan dari Maekyung Economy, perwakilan SM Entertainment menegaskan bahwa agensi tersebut tidak pernah mengeluarkan larangan seperti yang ramai diperbincangkan.
SM bahkan mengungkapkan bahwa sejumlah anggota Super Junior telah menarikan koreografi “NEON”. Pihak agensi juga menjelaskan bahwa mereka belum menerima permintaan resmi dari agensi A2O untuk berkolaborasi dalam pembuatan video dance challenge tersebut.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan rumor yang beredar mengenai dugaan pembatasan terhadap artis SM Entertainment untuk mengikuti tren promosi lagu tersebut.
Isu ini turut menjadi sorotan karena berkaitan dengan Lee Soo Man, mantan pendiri SM Entertainment yang kini kembali berkiprah di industri K-pop melalui agensi barunya, A2O Entertainment.
Lee Soo Man meninggalkan SM Entertainment pada 2023 setelah terlibat perselisihan dengan jajaran eksekutif perusahaan. Konflik tersebut turut melibatkan Lee Sung Su, yang saat itu menjabat sebagai CEO SM Entertainment sekaligus keponakan Lee Soo Man.
Setelah melepas sahamnya di SM Entertainment kepada HYBE, Lee Soo Man menandatangani perjanjian yang membatasi aktivitasnya di industri hiburan Korea Selatan. Perjanjian tersebut mencakup larangan memproduksi album maupun terlibat dalam industri hiburan Korea selama tiga tahun.
Kembalinya Lee Soo Man melalui A2O Entertainment pun membuat rumor mengenai hubungan antara agensi tersebut dan SM Entertainment menarik perhatian penggemar K-pop. Meski demikian, SM menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi artisnya untuk mengikuti dance challenge “NEON” seperti yang dituduhkan.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan