Penampilan tersebut menjadi bagian dari sejarah baru Piala Dunia. Untuk pertama kalinya, FIFA menghadirkan konsep halftime show di partai final, menghadirkan sederet musisi kelas dunia dalam sebuah pertunjukan berdurasi sekitar 11 menit.
Di tengah kemegahan panggung yang diisi aksi spektakuler para penampil lain, Justin Bieber justru memilih tampil dengan konsep yang lebih sederhana dan intim.
Berbeda dengan penampilan BTS maupun Madonna yang menyuguhkan koreografi megah bersama puluhan penari latar serta kemunculan legenda sepak bola Brasil, Pelé dan Ronaldinho, Bieber hadir hanya ditemani gitar akustiknya.
Suami dari Hailey Bieber itu membawakan lagu "Everything Hallelujah", salah satu trek dari album Swag II (2025), dalam aransemen string acoustic yang hangat.
Momen tersebut semakin menarik ketika karakter Ted Lasso yang diperankan Jason Sudeikis bersama Coach Beard (Brendan Hunt) muncul di atas panggung. Keduanya mengiringi Justin memasuki lapangan dengan konsep layaknya seorang pemain pengganti yang baru diturunkan ke pertandingan.
Di hadapan sekitar 80 ribu penonton yang memadati MetLife Stadium, suami Hailey Bieber itu juga menghadirkan sentuhan khusus dengan mengubah sebagian lirik lagu menjadi kalimat, "It's the World Cup, hallelujah," sebagai bentuk penghormatan untuk partai final Piala Dunia 2026.
Selain Justin Bieber, halftime show juga dimeriahkan oleh penampilan BTS yang membawakan "Dynamite", Madonna lewat lagu "Music", serta Shakira yang menyanyikan "Dai Dai", lagu resmi (anthem) Piala Dunia 2026 bersama rapper Burna Boy.
Pertunjukan kemudian ditutup secara megah oleh Coldplay yang membawakan "We Dance" bersama PS22 Chorus dan The Muppets. Keseluruhan konsep halftime show dikurasi langsung oleh vokalis Coldplay, Chris Martin.
Baca Juga :
Daftar Lagu yang Menyebut Nama Messi, dari Kanye, Kendrick, Justin Bieber sampai Jason Ranti
Tak sekadar menjadi hiburan, halftime show final Piala Dunia 2026 juga menjadi bagian dari kampanye FIFA Global Citizen Education Fund yang menargetkan penggalangan dana sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,8 triliun untuk memperluas akses pendidikan serta pengembangan sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.
Target tersebut didukung melalui berbagai inisiatif, salah satunya dengan menyisihkan USD1 dari setiap tiket pertandingan Piala Dunia 2026 yang terjual untuk disalurkan ke program tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda