Mus Mujiono. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Mus Mujiono. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Mus Mujiono Kenang Perkenalan Awalnya dengan Djaduk Ferianto

Cecylia Rura • 13 November 2019 21:52
Jakarta: Hampir dua dekade Mus Mujiono mengenal Djaduk Ferianto. Awal pertemanan mereka dimiulai saat seniman bersaudara Djaduk Ferianto dan Butet Kartaredjasa cukup tersohor di Yogyakarta. Saat itu Mus Mujiono masih bermukim di sana.
 
"Pertama kenal saya mendengar dia dulu karena saya pernah lama di Jogja. Saya dengar di tahun '80 ke '90 nama Djaduk Ferianto sama Butet, dari musisi-musisi Jogja. Akhirnya saya kenal sendiri waktu itu ketemu di JakJazz dulu di Ancol kebetulan dia juga mengisi acara di Ancol," cerita Mus Mujiono di Jakarta, Rabu, 13 November 2019.
 
Nama Djaduk Ferianto dan Butet Kartaredjasa tak lepas dari nama besar sang ayah, Bagong Kussudiardja, koreografer sekaligus aktor ternama di Yogyakarta.

"Yang saya tahu cuma Pak Bagong waktu itu. 80-an baru dengar namanya Djaduk dan Butet Kartaredjasa dan di situ musisi-musisi Jogja ini, 'wah' di Yogya ada dua seniman luar biasa," cerita Mus.
 
Rencananya Mus Mujiono mengunjungi pusara Djaduk Ferianto besok, lalu bertolak ke Surabaya untuk mengisi panggung ulang tahun Jawa Timur di Pandaan. Sabtu nanti, Mus Mujiono tampil perdana di Ngayogjazz, acara yang dibesut Djaduk Ferianto.
 
"Banyak yang mengatur jadwal musik jazz di Tanah Air supaya enggak bentrokan. Mudah-mudahan besok ini di Ngayogjazz akan ada atau dicalonkan pengganti Mas Djaduk," kata pelantun lagu Tanda Tanda itu.
 
Gregorius Djaduk Ferianto meninggal dunia pada Rabu, 13 November 2019 dini hari. Penggagas Ngayogjazz itu meninggal dalam usia 55 tahun. Dia diduga meninggal akibat serangan jantung.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan