Dijumpai saat konser bertajuk Putih Adalah Kita, Edo Kondologit turut meramaikan dengan membawakan lagu-lagu asal Papua.
Pemilik nama lengkap Ehud Edward Kondologit tersebut meyakini pilihannya terhadap Jokowi merupakan langkah yang tepat. Pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi dirasakan nyata daripada pemimpin sebelumnya.
"Saya sebagai musisi Indonesia, secara rasional melihat Jokowi bukan hanya beretorika tapi memimpin membangun dengan benar," ungkap Edo
'Sebagai rakyat Papua, kita merasa kehadiran beliau. (Sebelumnya) Papua selalu tertinggal dari tahun ke tahun, tapi dengan adanya Jokowi kami diperhatikan dengan sungguh-sungguh,' imbuh musisi berusia 51 tahun itu.
Edo memberi contoh, harga bensin sama dengan di Pulau Jawa kini bisa dinikmati rakyat Papua.
"Misalnya saja harga bensin di Papua pedalaman yang seharha Rp150 ribu, kini harga yang sama dengan di Jakarta," menurut Edo sebagai raykat Papua.
"Jika kita memilih Jokowi satu periode lagi, saya yakin pembangunan yang sedang dilakukan Jokowi (terus berlanjut)," tukas Edo.
Selain Edo Kondologit, pertunjukan ini dimeriahkan oleh 40-an musisi grup/solo penampil lain, seperti Iwa K, Andy /rif, Glenn Fredly, dan Yuni Shara. Sejumlah figur populer dijadwalkan memberikan pidato, antara lain Roy Martin, Darwis Triadi, dan Olga Lydia.
Konser Putih Adalah Kita telah dibuka sejak siang dan akan berlangsung hingga malam. Pertunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan musik untuk mendukung Jokowi dalam Pemilu 2019. Rencananya, konser akbar akan dihelat di GBK pada 13 April mendatang, empat hari sebelum hari pemungutan suara.
Sementara itu pada hari yang sama, pagi tadi, kubu kandidat 02 mengadakan kampanye akbar Prabowo di stadion Gelora Bung Karno.
(Mardinal Afif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News