Inul Daratista (Foto:MI/Immanuel Antonius)
Inul Daratista (Foto:MI/Immanuel Antonius)

Diduga Langgar Hak Cipta, Inul Dilaporkan Bos Nagaswara

Hiburan inul daratista
Agustinus Shindu Alpito • 12 Agustus 2014 14:29
medcom.id, Jakarta: Direktur Utama Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, melaporkan Ainur Rokhimah alias Inul Daratista selaku pemilik PT Vizta Pratama, perusahaan pemegang franchise rumah bernyanyi (karaoke) Inul Vista.
 
Nagaswara menganggap Inul Vista melanggar hak cipta dengan mengedarkan dan menyalin lagu tanpa membayar royalti untuk produser dan pencipta lagu.
 
"Inul Vista tidak mengurus mechanical rights, hak produser tidak pernah disebut. Padahal, sebelum karya itu dibuat, dasarnya dari master rekaman. Bukannya saya menzalimi, tapi saya yang terzalimi. Inul telah menzalimi produser musik di Indonesia," ujar Rahayu dalam jumpa pers di markas Nagaswara, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/8/2014).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nagaswara bersama Harpa Records yang turut merasa dirugikan oleh Inul Vista melapor ke Mabes Polri pada Jumat, 8 Agustus 2014. Inul Vista dilaporkan melanggar Undang-Undang Hak Cipta Pasal 2 Ayat 1, Pasal 72, Pasal 49 Ayat 1 dan UU. No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
 
Inul sendiri belum berkomentar atas kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Nagaswara tersebut.
 
Sebetulnya, ini bukan kali pertama karaoke Inul Vizta tersandung masalah. Pada 2009, Andar Situmorang pernah mengajukan gugatan kepada Inul Daratista sebagai pemegang saham terbesar PT Vizta Pratama yang menaungi outlet karaoke Inul Vizta. Andar mengajukan gugatan materi Rp5,5 triliun karena 171 lagu ciptaan komponis nasional, (alm) Guru Nahum Situmorang berada di 20 outlet Inul Vizta tanpa izin. Gugatan yang diproses di Pengadilan Negeri Tata Niaga Jakarta Pusat akhirnya dimenangkan Inul.
 
Pada 2012, Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) mengadukan Inul Vizta ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait lisensi penggunaan lagu. Namun, oleh pihak pengadilan, gugatan tersebut ditolak karena salah konsep. Pada akhirnya, KCI dan Inul sepakat berdamai.
 
Pada Januari 2014, band Radja melaporkan Inul Vizta ke Mabes Polri karena dianggap menggunakan lagu 'Parah' tanpa izin. Inul terancam hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp5 miliar karena diduga melanggar UU No. 19 th 2002 tentang Hak Cipta.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif