Portura (Foto: Medcom/Basuki)
Portura (Foto: Medcom/Basuki)

Awalnya Cuma "Dream Team" untuk Tur, Portura Kini Rilis Debut EP FRAMES

Basuki Rachmat • 07 Oktober 2026 22:29
Ringkasnya gini..
  • Portura resmi memperkenalkan EP debut FRAMES
  • Portura awalnya dibentuk Lintas Resonan sebagai dream team untuk tur sebelum para personel sepakat membuat karya sendiri.
  • Meski diisi musisi dari berbagai band ternama, Portura mengaku minim konflik kreatif
Jakarta: Supergroup rock Portura resmi memperkenalkan debut EP mereka bertajuk FRAMES. Rilisan ini menjadi penanda awal perjalanan Portura sebagai proyek musik yang mempertemukan sejumlah musisi dari berbagai grup kenamaan Tanah Air.

Portura diperkuat Fathia Izzati dari Reality Club sebagai vokalis, Iga Massardi dari Barasuara pada gitar, Bilal Indrajaya pada gitar, John Paul “Coki” Patton dari Kelompok Penerbang Roket dan ALI pada bass, serta Enrico Octaviano dari Lomba Sihir sebagai drummer.

FRAMES menjadi wadah bagi para personel untuk menuangkan cerita yang lahir dari pengalaman pribadi, emosi, hingga berbagai momen yang membentuk kehidupan mereka. EP ini mengeksplorasi sejumlah tema seperti ingatan, amarah, kehilangan, dan ketangguhan.

Lewat rilisan tersebut, Portura merekam sosok-sosok yang meninggalkan jejak mendalam, tempat-tempat yang menyimpan kenangan, serta berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam menjalani kehidupan.

Dalam sesi jumpa pers di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026, Iga Massardi mengungkapkan bahwa Portura bermula dari inisiatif Lintas Resonan yang bertindak sebagai produser eksekutif sekaligus pihak yang menggagas pembentukan grup tersebut sejak penghujung 2025.

Iga menjelaskan, pada awalnya Portura dibentuk untuk memenuhi kebutuhan sebuah proyek tur. Para personel kemudian disatukan sebagai sebuah “dream team” yang akhirnya menemukan kecocokan setelah tampil di sejumlah kota.

"Awalnya emang (band) ini kan sebuah perkumpulan yang disatukan secara sengaja oleh Lintas Resonan waktu itu untuk bikin turnya dan lain-lain. Bikin semacam dream team lah. Terus habis itu ternyata begitu main di beberapa titik, kayak seru nih. Terus habis itu kami berinisiatif untuk kayak bikin sesuatu yang seru kayak gitu. Bikin lagu sendiri dan lain-lain," tutur Iga Massardi.

Setelah merasakan chemistry di atas panggung, para personel kemudian sepakat membawa kebersamaan tersebut ke tahap yang lebih serius dengan membuat karya mereka sendiri.

Menurut Iga, berkumpulnya sejumlah musisi yang sudah memiliki nama di industri musik sempat memunculkan anggapan mengenai potensi benturan ego. Namun, ia memastikan proses kreatif Portura justru berjalan relatif lancar.

"Jadi emang, mungkin secara kreatif sering menjadi sebuah persepsi publik adalah ketika orang-orang yang udah ada nama, kemudian disatukan, apakah ada ego clash dan lain-lain? So far, sebenernya nggak seburuk itu sih," lanjutnya.

Komunikasi menjadi salah satu kunci yang membuat proses kreatif Portura tetap berjalan tanpa konflik berarti. Iga bahkan menyelipkan candaan mengenai dinamika mereka ketika berada di atas panggung.

"Semuanya bisa diatur dengan baik, semua bisa dikomunikasikan, dan hampir nggak terjadi friksi atau konflik yang berarti gitu ya. Paling cuma pukul-pukulan di atas panggung, hahahaha," ungkap Iga sekaligus bercanda.
 
Iga menilai, salah satu alasan Portura dapat bekerja dengan lebih santai adalah karena masing-masing personel sudah terbiasa mengurus proyek utama mereka bersama band masing-masing. Karena itu, Portura justru dijadikan ruang untuk bersenang-senang dan menikmati proses bermusik tanpa terlalu terbebani berbagai ekspektasi.

"Maksudnya, kita juga ngerjainnya have fun gitu dan karena kita juga di project lain kan, di project band masing-masing juga udah mikir hal yang mungkin sampai detail segala macam. Di sini emang kita pengennya lebih ke seneng-senengnya. Dan semua detail, semua kayak hal-hal yang sifatnya overthinking, itu udah nggak kami berempat pikirin," tutupnya.

Bagi Sobat Medcom yang penasaran dengan karya debut dari Portura, EP FRAMES bisa kalian mulai dengarkan di berbagai platform musik digital pada Jumat, 9 Oktober 2026.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA