Timothy Very (Foto: instagram/timverydrums)
Timothy Very (Foto: instagram/timverydrums)

Drummer Manchester Orchestra, Timothy Very Meninggal Dunia di Usia 42 Tahun

Elang Riki Yanuar • 16 Februari 2026 11:37
Ringkasnya gini..
  • Drummer band Manchester Orchestra, Timothy Very Meninggal Dunia
  • Timothy Very meninggal dunia di usia 42 Tahun
  • Selain Manchester Orchestra, Timothy Very sempat bermain untuk grup asal San Diego, Waking Ashland.
Jakarta: Manchester Orchestra, grup musik indie rock asal Amerika Serikat, berduka atas kepergian drummer mereka, Timothy Very. Musisi berusia 42 tahun itu dikabarkan meninggal dunia secara mendadak, namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematiannya.
 
Kabar duka tersebut diumumkan langsung oleh pihak band melalui unggahan di media sosial pada Jumat (14/2/2026) waktu setempat. Dalam pernyataannya, Manchester Orchestra menyebut Very sebagai sosok yang sangat dicintai dan kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi seluruh anggota band dan keluarga besar mereka.
 
“Seluruh keluarga Manchester Orchestra sangat terpukul atas kepergian mendadak saudara kami, Timothy Very. Manusia yang paling dicintai yang beruntung kami kenal dalam hidup ini. Kami semua merasa berat untuk menyampaikan kabar ini karena kami semua masih tidak percaya,” tulis band tersebut dalam unggahan emosional di X.

Timothy Very bergabung dengan Manchester Orchestra pada tahun 2011, menggantikan drummer sebelumnya, Jeremiah Edmond. Sejak debutnya, ia tercatat sebagai pengisi di belakang perangkat drum untuk seluruh album yang dirilis band tersebut, dimulai dari Simple Math (2011) hingga karya terbaru mereka, The Million Masks Of God (2021). Kontribusinya dalam menciptakan tekstur ritmis yang kompleks turut membentuk warna musik emosional yang menjadi ciri khas grup asal Atlanta, Georgia itu.
Dalam pernyataan terpisah, rekan-rekan satu bandnya mengenang Very sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Mereka menyebut musisi kelahiran Pensacola, Florida, itu memiliki kemampuan alami untuk membuat siapa pun merasa nyaman dan diterima di sekitarnya.
 
“Tim langsung disukai dan berinteraksi dengan semua orang yang ditemuinya dengan kebaikan dan kehangatan. Tawanya menular dan dia langsung membuat orang merasa diterima dan didukung. Humor dan energinya adalah fondasi yang menyatukan seluruh jagat MO,” kenang mereka.
 
Selain dikenal karena kepiawaiannya bermain drum, Very juga disebut sebagai sosok keluarga yang sangat mencintai istri dan anak-anaknya. Ia menjalin persahabatan dengan bassis Manchester Orchestra, Andy Prince, sejak kecil sebelum akhirnya sama-sama berkiprah di industri musik.
 
“Ketahuilah, jika Anda adalah seseorang yang mencintai Tim, dia juga mencintai Anda. Satu-satunya hal yang lebih dicintai Tim daripada menciptakan musik adalah bersama keluarganya. Anda akan kesulitan menemukan ayah yang lebih bahagia darinya,” tambah pernyataan band tersebut.
 
Sebelum mengawaki Manchester Orchestra, Timothy Very sempat bermain untuk grup asal San Diego, Waking Ashland. Pertunjukan live terakhirnya bersama band dilakukan di kampung halaman mereka, The Eastern, Atlanta, pada bulan November tahun lalu. Sang drummer menghembuskan napas terakhir pada usia 42 tahun, tepat 22 hari sebelum ulang tahunnya yang ke-43.
“Kami mencintaimu Tim, terima kasih telah mencintai kami. Kau adalah kekuatan positif yang akan selalu hadir dalam sisa hidup kami,” tutup mereka dalam unggahan yang penuh haru.
 
(Maulia Chasanah)
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA